Beritabatavia.com -
Pengerukan kali Grogol dan Kali Jelawe di Kebayoran Baru, Jaksel masih terkatung-katung. Camat Kebayoran Baru, Mauludin dan Lurah Gandaria Utara, Lukmansyah, mengatakan masalah usulan pengerukan dan penurapan memang sudah berulang kali diajukan ke Pemprov DKI, tapi karena belum ada program terpaksa kegiatan pengerukan kali dilakukan secara mandiri atau kerja bakti antar warga sekitar dan aparat.
Ditempat terpisah, Walikota Jaksel Anas Efendi didampingi Kasudin PU Tata Air setempat Irvan Amtha, mengaku program pengerukan memang perlu tapi terkendala dengan alat berat yang harus masuk ke lokasi kali. Tempatnya tak memungkinkan untuk alat berat masuk ke badan kali, tuturnya di Jakarta, Senin (27/2). Dia juga berpesan, warga sekitar hendaknya tetap menjaga kebersihan dan tak membuang sampah di kali tersebut.
Irvan, menambahkan untuk proyek pelebaran kali tentunya sangat sulit melihat hampir seluruh pinggir kali sudah banyak berdiri bangunan baik di Kali Grogol maupun Kali Jelawe. Tapi pengerukan Kali Jelawe direncanakan tahun 2012 ini karena anggaran bakal turun sebesar Rp 400 juta. O brn