Beritabatavia.com - Berita tentang Parkir Polda Metro Menuai Protes
Masyarakat dan puluhan wartawan yang sehari-harinya mencari berita di lingkungan
edisonHalo Polisi | dibaca 4248 x
Ist.
Beritabatavia.com - Masyarakat dan puluhan wartawan yang sehari-harinya mencari berita di lingkungan Polda Metro Jaya memprotes dan menolak pengelolaan parkir yang dilaksanakan oleh PT VIP.
Penolakan itu bermula ketika pihak PT VIP milik Hartono mendatangi Balai Wartawan untuk melakukan pendataan, guna melengkapi pembuatan ID parkir para jurnalis, Selasa (7/3) sore.
Seorang wartawan senior mengatakan, parkir bayar yang akan diterapkan di lingkungan Polda Metro Jaya, sangat tidak tepat. Mengingat, masyarakat yang datang ke Polda Metro Jaya pada umumnya untuk meminta bantuan dan pelayanan kepolisian. Keterlaluan bila warga yang datang melaporkan kehilangan dompet, harus dikenakan biaya parkir, katanya.
Apalagi, sang wartawan menambahkan, lahan parkir dan gedung yang berada di lokasi itu adalah kantor polisi. Seharusnya, sarana parkir dan keamanan serta kenyamanan sudah menjadi bagian dari bentuk pelayanan Polri terhadap masyarakat. Kalau parkir saja harus bayar, lalu apalagi pelayanan Polri yang gratis. Koq lahan milik negara dijadikan ladang bisnis, ujar wartawan yang sudah puluhan tahun bertugas di lingkungan kepolisian.
Sementara sebuah sumber mengatakan, keberadaan PT VIP untuk mengelola parkir dan kebersihan di lingkungan Polda Metro Jaya, tertuang dalam surat perintah Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suhardi Alius. Dalam praktiknya, PT VIP akan mengenakan tarif sebesar Rp55 ribu rupiah perbulan yang menjadi member.0 son