Beritabatavia.com -
Terendusnya dugaan korupsi dana venue PON XVIII yang dilakukan anggota DPRD Riau membuat mahasiswa prihatin.
Mahasiswa Riau pada Kamis (5/4) turun ke jalan. Mereka mendesak Polda Riau untuk mencermati berbagai proyek pembangunan venue PON di Riau. Mereka curiga, pembangunan venue PON selama ini sarat dugaan korupsi.
Polda Riau harus mengusutnya. Buktinya, sekarang ini KPK bisa membuktikan adanya korupsi pembangunan venue lapangan tembak yang dilakukan anggota DPRD Riau, Faisal Aswan, ujar Dedi, anggota HMI Riau ketika dihubungi.
Mahasiswa menyebut, penggelontoran dana untuk PON di Riau baik dalam bentuk bangunan fisik dan penyelenggaraan harus diusut sampai tuntas. Mengingat dana yang digelontorkan pelaksaan PON ini mencapai lebih dari Rp 700 miliar. Dana itu dihitung dari venue sampai acara penyelenggaraan event olahraga nasional itu.
Kita mendukung pelaksanaan PON di Riau. Tapi jangan sampai duit rakyat dikorupsi oleh pejabat di Riau. Polda jangan hanya sebagai penonton dalam pesta ini, harusnya lebih berani mengungkap semua borok dalam pelaksanaan PON, tandas Dedi. O brn