Beritabatavia.com -
Blue Film atau lebih dikenal film, memang selalu ditonton dan hampir semua orang pasti menontonnya. Namun tak semua orang tahu, bahwa ada film porno yang pertama kali dibuat.
Film porno pertama dengan gambar bergerak diproduksi tahun 1895. Judulnya, Eugène Pirou dan Albert Kirchner, adalah dua pionir dalam dunia pornografi di dunia. Mereka berdua adalah orang kali pertama yang mengarahkan film porno pertama di bawah merk dagang Léar.
Film-film karya Pirou menginspirasi pembuat film Perancis lainnya untuk membuat film yang menampilkan wanita-wanita yang menanggalkan pakaiannya. Sudah barang tentu, film-film seperti ini menjanjikan keuntungan besar saat itu.
Menurut Patrick Robertson dalam buku Film Facts, ‘ film porno paling awal yang dapat dipastikan tanggal pembuatannya adalah A L’Ecu d’Or ou la bonne Auberge’ dibuat di Perancis, dimana plotnya menggambarkan seorang prajurit lelah yang memiliki janji untuk bertemu dengan seorang pelayan cewek di sebuah penginapan.
El Satario dari Argentina mungkin malah lebih tua lagi. Robertson mencatat bahwa ‘film-film porno tertua yang masih ada tersimpan dalam Kinsey Collection di Amerika. Film ini menunjukkan bagaimana konvensi-konvensi porno mula-mula ditetapkan.
Film Jerman Am Abend dibuat sekitar 1910 adalah menurut Robertson, adalah sebuah film pendek sepuluh menit yang dimulai dengan seorang perempuan tengah bermasturbasi memuaskan dirinya sendiri di kamarnya.
Kemudian beralih dengan menampilkan dirinya sedang berhubungan seks dengan seorang laki-laki, melakukan fellatio (blowjob) dan penetrasi. Film porno tersebar luas di era film bisu tahun 1920-an, dan sering diputar dalam rumah bordil.
Karena saat itu film porno masih dicap ilegal, maka blue film atau stag film (sebutan untuk film porno) diproduksi secara sembunyi-sembunyi mulai tahun 1940-an. Film-film tersebut kemudian diedarkan secara pribadi atau oleh pedagang keliling dengan risiko penjara jika ketahuan. o eee