Kamis, 26 Juli 2012 12:30:37

Emir Moeis : Aneh dan Lucu Wamenkumham Umumkan Saya Tersangka

Emir Moeis : Aneh dan Lucu Wamenkumham Umumkan Saya Tersangka

Beritabatavia.com - Berita tentang Emir Moeis : Aneh dan Lucu Wamenkumham Umumkan Saya Tersangka

Ketua Komisi XI DPR Izederik Emir Moeis merasa aneh dan lucu Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana mengumumkan status tersangka ...

Emir Moeis : Aneh dan Lucu Wamenkumham Umumkan Saya Tersangka Ist.
Beritabatavia.com - Ketua Komisi XI DPR Izederik Emir Moeis merasa aneh dan lucu Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana mengumumkan status tersangka dirinya dalam kasus Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tarahan, Lampung. Saya merasa kok aneh dan lucu soal ini, kata Emir Moeis sebelum menemui Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (26/7).

Politisi PDIP menemui Pramono Anung untuk berkonsultasi soal kasusnya dan masalah kepartaian. Mau konsultasi dengan Pak Pram soal partai dan keseluruah, termasuk kasus ini, kata Emir. Emir dan Pramono Anung berasal dari partai politik sama: PDI Perjuangan.

Emir mengaku bersikap kooperatif terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah mencegahnya ke luar negeri. Sambil bergurau Emir menjelaskan, pencegahan itu membuat dia bisa lebih irit. Tidak apa-apa, irit keluar negeri, kata Emir.

Kalau dipanggil KPK ia siap datang. Saya siap jika KPK menggeledah rumah, kantor saya di DPR. Penggeledahan itu biasa, KPK kan punya kekuatan hukum, tegasnya sambil menambahkan untuk kesekian kalinya pria bertubuh tambun itu membantah menerima suap dalam kasus PLTU Tarahan.

Emir Moeis mengaku KPK belum mengirimi secara resmi status penetapan tersangka dalam kasus PLTU Tarahan Lampung. Politikus PDI Perjuangan ini juga tak tahu KPK memberikan status pencegahan ke luar negeri untuk dirinya.

Emir juga belum mengirimi surat ke KPK. Ia mengaku tidak mengerti substansi kasus yang dituduhkan kepadanya: kasus PLTU Tarahan. Kasus itu terjadi ketika ia duduk di Komisi IX DPR. Ia berjanji akan berkomentar setelah ada panggilan KPK. Ia tak mengatakan KPK salah alamat.

Sebelumnya, KPK telah meminta Emir Moeis dicekal atas kasus Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung. Melalui Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, diketahui bahwa status Emir resmi tersangka dalam permintaan cekal itu. o end
 

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 20 Juli 2026
Kamis, 16 Juli 2026
Kamis, 16 Juli 2026
Kamis, 16 Juli 2026
Senin, 13 Juli 2026
Senin, 13 Juli 2026
Kamis, 09 Juli 2026
Rabu, 08 Juli 2026
Jumat, 03 Juli 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Jumat, 12 Juni 2026
Jumat, 12 Juni 2026