Jumat, 23 November 2012 12:06:12

Akibat Hujan, Sungai Meluap 15 Kelurahan Terendam Air

Akibat Hujan, Sungai Meluap 15 Kelurahan Terendam Air

Beritabatavia.com - Berita tentang Akibat Hujan, Sungai Meluap 15 Kelurahan Terendam Air

Hingga kini banjir masih menjadi momok yang menakutkan bagi warga Ibukota Jakarta. Sementara upaya yang dilakukan Pemprov DKI, belum juga mampu ...

Akibat  Hujan, Sungai Meluap 15 Kelurahan Terendam Air Ist.
Beritabatavia.com - Hingga kini banjir masih menjadi momok yang menakutkan bagi warga Ibukota Jakarta. Sementara upaya yang dilakukan Pemprov DKI, belum juga mampu mengatasi. Akibatnya, hujan yang terus menyirami kawasan Jabodetabek membuat beberapa sungai yang mengalir melintasi Ibukota Jakarta meluap. Sehingga sebanyak 15 kelurahan terendam air dengan ketinggian 15-150 sentimeter. Wilayah yang terdiri dari 31 RW, 87 RT dihuni  2.755 KK atau 5.407 orang.

Crisis Center Pemprov DKI Jakarta hingga Rabu (sore)  mencatat,  genangan dan banjir di Ibukota terpantau di 12 lokasi. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Arfan Arkilie mengatakan, 12 lokasi tersebut mengalami genangan air dengan ketinggian bervariasi.

12 titik banjir saat ini adalah di Bidaracina, Ulujami, Cawang, Bintaro, Cililitan, Pondok Pinang, Cipulir, Bukitduri, Pejaten Timur, Kedoya Selatan, dan Kebayoran Baru, ujarnya.

Adapun 15 kelurahan yang tergenang meliputi 4 kelurahan di Jakarta Timur (Kampung Melayu, Bidara Cina, Cililitan, dan Cawang), 9 kelurahan di Jakarta Selatan (Bukit Duri, Kebon Baru, Pejaten Timur, Ulu Jami, Bintaro, Pondok Pinang, Cipulir, Grogol Selatan, dan Pondok Labu), dan 2 kelurahan di Jakarta Barat (Kedoya Selatan dan Sukabumi Selatan).

Petugas dari Suku Dinas Kesehatan, Satpol PP, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta sudah dikerahkan ke lokasi-lokasi banjir tersebut. BPBD DKI Jakarta telah menyiapkan posko darurat di tiap keluruhan dan memberikan bantuan darurat kepada masyarakat, ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Meluapnya banjir di Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan kata Sutopo disebabkan besarnya aliran permukaan yang masuk ke kedua sungai tersebut. Kapasitas sungai tidak mampu mengalirkan debit sungai yang ada karena adanya sedimentasi dan penyempitan alur sungai.

Luas DAS Pesanggrahan 177 km2. Hampir 70 persen kawasan terbangun dari luas DAS-nya. Permukiman padat sekitar 45 persen dari luas DAS tersebar di bagian hilir, mulai dari Kebayoran Lama, Kedoya dan Kebon Jeruk Jakarta Barat. Kawasan hijau hanya 7 persen dan tidak merata, ujarnya.

Minimnya kawasan resapan maka hujan yang turun hampir 70 persen menjadi limpasan permukaan. Kapasitas debit sungai saat ini hanya mampu menampung 40 persen dari debit banjir yang ada. Adanya penyempitan dan pendangkalan sungai menyebabkan sekitar 60 persen debit sungai menjadi banjir yang menggenangi permukiman, tegasnya.O gun



Berita Lainnya
Kamis, 21 September 2023
Rabu, 13 September 2023
Selasa, 29 Agustus 2023
Kamis, 17 Agustus 2023
Senin, 12 Juni 2023
Minggu, 19 Maret 2023
Jumat, 17 Februari 2023
Sabtu, 11 Februari 2023
Rabu, 14 Desember 2022
Sabtu, 19 November 2022
Jumat, 17 Juni 2022
Selasa, 19 April 2022