Beritabatavia.com -
BMW, produsen mobil asal Jerman, menarik sekitar 720 ribu unit kendaraannya di pasaran, setelah ditemukan adanya cacat produksi. Mobil bermasalah yang sebagian besar dipasarkan di Amerika Utara ini memiliki problem serius pada sistem elektriknya, yang membuat mobil lepas kendali.
Mobil yang bermasalah, menurut mereka, adalah varian dari seri 1 dan 3, dan versi sport Z4. Demikian laporan Reuters, Rabu (20/2).
Perinciannya, sebanyak 505 ribu mobil ditarik dari Amerika Serikat, 100 ribu dari Jepang, 65 ribu dari Kanada, dan 50 ribu dari Afrika Selatan. Mobil-mobil yang dipasarkan di Jerman dan Eropa dilaporkan tak mengalami masalah.
Mobil seri 3 yang bermasalah, menurut BMW, adalah yang dibuat antara tahun 2007 hingga 2011, seri 1 yang dibuat pada 2008-2012, dan Z4 dibuat tahun 2009-2011. Khusus di Kanada, mobel jenis kompak X1 1,8 L juga turut ditarik.
US National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) dalam pengumumannya mengatakan problem muncul dari kabel konektor baterai dengan terminal yang bisa aus seiring waktu. Akibatnya, tenaga elektrik mobil bisa mati sewaktu-waktu, yang membuat mobil lepas kendali.
Bagaimana di Indonesia, hingga kini memang belum ada penjelasan secara resmi. o eeeee