Beritabatavia.com -
Sidang konklaf (pemilihan Paus) yang dimulai sejak Selasa kemarin, disambut demonstrasi wanita tanpa busana. Polisi Vatikan pun langsung bertindak mengamankan pengunjuk rasa demi menjaga kekhusyukan ritual pemilihan Paus baru.
Saksi mata yang berada di sekitar lokasi mengatakan, setidaknya ada dua wanita terlihat ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut.
Demonstrasi ini merupakan aksi lanjutan beberapa hari sebelumnya yang dilakukan di atas sebuah bukit di Vatikan. Mereka terlihat mengeluarkan asap berwarna pink sebagai tanda protes.
Dilansir Reuters, Selasa 12 Maret 2013, pelaku unjuk rasa diduga berasal dari kelompok feminis yang telah lama menuntut peran yang lebih besar bagi kaum wanita di dalam Gereja Katolik.
Menurut mereka, selama ini peran kaum wanita hanya dipandang sebelah mata yang hanya membolehkan pria untuk diangkat sebagai pastor. Pihak kepolisian setempat pun menolak memberikan identitas kelompok pengunjuk rasa tersebut.
Rabu ini, sebanyak 115 kardinal dari seluruh dunia kembali melakukan voting untuk memilih seorang Paus baru, menggantikan Paus Benediktus XVI yang mundur pada 28 Februari 2013.
Sidang pertama Selasa kemarin, para kardinal gagal memilih Paus. Hal itu ditandakan asap hitam yang mengepul dari cerobong asap di Kapel Sistine, lokasi sidang digelar. o mcpd