Kamis, 04 April 2013 09:24:11

Siswa SD Rancang Perkosaan & Pembunuhan

Siswa SD Rancang Perkosaan & Pembunuhan

Beritabatavia.com - Berita tentang Siswa SD Rancang Perkosaan & Pembunuhan

Ternyata dua bocah, berusia 10 dan 11 tahun yang dirahasiakan identitasnya, merencanakan perkosaan dan pembunuhan, terhadap seorang gadis dan ...

   Siswa SD Rancang Perkosaan & Pembunuhan Ist.
Beritabatavia.com - Ternyata dua bocah, berusia 10 dan 11 tahun yang dirahasiakan identitasnya, merencanakan perkosaan dan pembunuhan, terhadap seorang gadis dan teman-teman sekolahnya di Fort Colville Elementary School, Washington DC, AS.
Beruntung rencana bocah di bawah umur yang masih mengenyam pendidikan di kelas 5 SD itu gagal.

Seorang teman sekelasnya memergoki sebuah pisau dapur terjatuh dari dalam tasnya ketika turun dari bus sekolah. Mereka pun dilaporkan ke konselor sekolah, dan pihak berwenang pun dihubungi oleh pihak sekolah.

Saat seorang polisi setempat menanyai salah satu tersangka apakah dia tahu bahwa membunuh pacarnya adalah salah dan melawan hukum. Anak itu diduga menjawab, Ya, aku ingin dia mati, kata seorang petugas seperti dikutip dari situs News.com.au, Kamis (4/4/2013).

Menurut undang-undang setempat, anak berusia antara 8 dan 12 tidak memiliki kapasitas untuk melakukan kejahatan. Tetapi anggapan tersebut ditepis dengan disertai bukti kuat.

Pihak pengadilan yang mendengar kasus itu dari seorang psikolog, tak menyangka salah satu tersangka juga merencanakan untuk memperkosa siswa lain lalu membunuhnya.

Psikolog yang menangani kedua bocah itu mengatakan mereka mengerti apa itu pemerkosaan. Itu berarti berhubungan seks dengan seseorang ketika mereka tidak mau, kata psikolog itu menirukan pengakuan salah satu bocah.

Menurut pengakuan nenek dari salah satu anak laki-laki itu, cucunya memang suka berpura-pura hidup dalam serial video game populer petualangan Zelda.

Si nenek juga menunjukkan di ruang sidang alat pertarungan sejenis cakar" yang terbuat dari kertas, lalu tulisan tentang rencana senjata yang mereka butuhkan. Diduga tulisan itu juga rencana pembunuhan mereka. Kedua anak tersebut dijadwalkan akan muncul kembali di pengadilan setempat pada Senin. o mcpd

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Minggu, 21 April 2024
Jumat, 15 Maret 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
Rabu, 06 Maret 2024
Kamis, 01 Februari 2024
Minggu, 10 Desember 2023
Minggu, 01 Oktober 2023
Jumat, 22 September 2023
Rabu, 23 Agustus 2023
Kamis, 13 April 2023
Sabtu, 01 April 2023
Kamis, 30 Maret 2023