Beritabatavia.com -
Tim Pengawas (Timwas) Century DPR kembali mengagendakan rapat lanjutan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas perkembangan kasus bailout yang merugikan negara Rp 6,7 triliun, Rabu (29/5). Sayang, dipastikan KPK tak akan hadir lagi dalam rapat.
Kabarnya KPK tidak hadir lagi, info A1. Kabarnya suratnya besok dikirim, kata anggota Timwas Century DPR Ahmad Yani saat dihubungi wartawan, Rabu (29/5).
Rencananya, rapat kali ini menindaklanjuti hasil pemeriksaan KPK kepada mantan Menteri keuangan Sri Mulyani di Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Timwas menilai KPK terkesan lamban menindaklanjuti hasil pemeriksaan itu.
Juru Bicara KPK Johan Budi membenarkan kabar tersebut. Undangan Timwas dari tim (penyidik) dan pimpinan tidak bisa hadir, kata Johan.
Namun Johan memastikan pimpinan KPK akan hadir saat rapat kerja dengan Komisi III DPR yang diagendakan besok. Besok pimpinan ada rapat anggaran di DPR, lanjut Johan.
Sebelumnya, pekan lalu pimpinan KPK menolak mengikuti rapat Timwas Century DPR. Alasannya, materi pembahasan rapat merupakan materi perkara yang sedang disidik KPK.
Dengan demikian, agenda acara tersebut telah memasuki ruang lingkup pokok perkara yang sedang dilakukan penyidikan oleh KPK, demikian bunyi surat yang diteken Ketua KPK Abraham Samad, Rabu (22/5).o kay