Senin, 17 Juni 2013 11:29:33

Polisi Harus Melakukan Pendekatan Dialogis

Polisi Harus Melakukan Pendekatan Dialogis

Beritabatavia.com - Berita tentang Polisi Harus Melakukan Pendekatan Dialogis

Perwira Menengah (Pamen) Polri  berdarah Batak ini berharap Polri harus melakukan perubahan paradigma dan meningkatkan kemampuan agar rasa cinta ...

Polisi Harus Melakukan Pendekatan Dialogis Ist.
Beritabatavia.com - Perwira Menengah (Pamen) Polri  berdarah Batak ini berharap Polri harus melakukan perubahan paradigma dan meningkatkan kemampuan agar rasa cinta masyarakat bertumbuh

Pola relasi antara masyarakat dan Polisi saat ini baru sebatas kebutuhan belum atas dasar cinta. Dalam mindset masyarakat awam, Polisi adalah sosok yang angker dan menyeramkan plus perilaku  korup. Polisi hanya dibutuhkan bila ada tindakan kriminal atau gangguan Kamtibmas semata.  Maka menyongsong hari Bhayangkara ke 67 ini, harus ada perubahan paradigma untuk menumbuhkan cinta.

Menarik juga menyimak ‘resep’ yang disorongkan oleh Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Drs Apollo Sinambela Msi dalam membangun citra Polisi sekaligus menumbuhkan sense of belonging (rasa memiliki) masyarakat terhadap institusi Polri. Tumbuhnya rasa memiliki masyarakat terhadap Polri pada gilirannya akan melahirkan partisipasi masyarakat dalam  penanganan Kamtibmas maupun penyakit sosial. Maklum, menurut mantan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat ini, tingkat partisipasi masyarakat kita terutama dalam pengungkapan kasus-kasus narkoba masih sangat rendah bila tidak dibilang nihil.

Rendahnya tingkat partisipasi itu menurut dosen di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) ini, setidaknya disebabkan oleh dua faktor. Pertama oleh apatisme masyarakat terhadap Polri karena perilaku korup beberapa oknum serta stigma yang melekat kuat dimasyarakat  jika Polisi adalah sosok yang kaku dan seram. Kedua karena profesi   sebagai pengedar narkoba merupakan salah satu profesi alternatif sebagai sarana mata pencaharian ditengah sulitnya mencari lapangan kerja. Kondisi itu memunculkan solidaritas, sehingga Polisi sering kesulitan mengorek keterangan sekaligus meminta partisipasi masyarakat dalam pemberantasan narkoba.

Maka berdasarkan pengalaman empiris sebagai Kapolsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, Apollo Sinambela selalu menekankan kepada jajarannya agar melakukan pendekatan dialogis kepada masyarakat. Selain pendekatan dialogis itu, dosen terbang di AKPOL  ini juga selalu menekankan kepada jajarannya untuk menghindari kekerasan. Bahkan dalam kondisi mendesak sekalipun seperti melakukan penembakkan  terhadap pelaku kejahatan, tetap harus sesuai dengan amanat undang-undang jadi bukan karena kekesalan atau sentimen pribadi oknum polisi terhadap pelaku kejahatan.

Dengan pendekatan dialogis seperti itu akan menciptakan keakraban sekaligus melahirkan tipe Polisi yang merakyat. Keakraban itu akan memudahkan Polisi menggali informasi sekaligus mengurai akar persoalan atau lebih dikenal sebagai tindakan pre-emtif. Pendekatan dialogis itu juga merupakan bagian dari proses trust building (membangun kepercayaan) masyarakat terhadap Polri. Dan proses itu harus dilakukan secara berkesinambungan (sustainable). Disisi lain Polisi juga harus terus meningkatkan profesionalisme atau kemampuannya dalam menyidik kejahatan.

Seperti diketahui bahwa sesuai dengan amanat Undang Undang beban Polisi kini teramat berat. Selain memiliki fungsi untuk mengatasi gangguan Kamtibmas, Polisi kini juga memiliki tugas untuk memberantas penyakit sosial seperti penyalah gunaan narkotika (psikotropika). Penyakit sosial yang paling berbahaya saat ini adalah penyalahgunaan narkotika. Karena tingkat bahaya penyalah gunaan narkotika ini  terbilang jauh lebih tinggi dari Kriminal Khusus semacam korupsi maupun terorisme.  Dampak narkoba bisa massif dan menyebar kesuluruh lapisan masyarakat dengan berbagai strata sosial. Kondisi itu bisa mengakibatkan hilangnya sebuah generasi (lost generation). Maka seharusnya pemberantasan narkoba ini tidak bisa dibebankan dipundak Polisi maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) saja, tetapi juga harus ada partisipasi dari masyarakat luas. Apalagi Indonesia kini telah menjadi salah satu negara tujuan utama sindikat narkoba internasional. 

Berangkat dari pertimbangan seperti itulah Apollo yang juga  mantan Kapolsek Gambir Jakarta Pusat ini rajin melakukan dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat. Sayang program pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat karena alasan tertentu terhenti. Padahal menurut mantan Kasat Samapta Polres Jakarta Pusat ini   untuk membangun citra Polisi pendekatan dialogis itu mutlak diperlukan. Tanpa harus meninggalkan tupoksinya sebagai lembaga yang memiliki tugas untuk  menjaga Kamtibmas. Selain karena citra Polisi yang saat ini sangat minor dimata masyarakat. Meskipun faktanya banyak tindakan atau prestasi Polisi yang pantas untuk diapresiasi.  

Selain partisipasi masyarakat, polisi juga dituntut untuk meningkatkan kemampuannya. Untuk merangsang kinerja aparat sistem reward and punishment  itu harus diperlakukan. Apollo yang kini menjabat sebagai Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat ini menuturkan, kala masih menjabat sebagai  Kasat Narkoba dirinya selalu memberlakukan sistem itu dalam lingkup internal. Sehingga ‘energi’ anak buahnya senantiasa terjaga. Hasilnya dari tiga tim yang dia pimpin senantiasa dapat memenuhi target. Tetapi dirinya juga menggaris bawahi, meski menggunakan sistem target dia selalu menekankan kepada anak buahnya untuk tidak hanya mengejar kuantitas tetapi adalah kualitas kasus yang mereka tangani.

Secara umum sistem reward and punishment itu harus diberlakukan, karena sistem renumerasi berbasis kinerja faktanya juga belum berjalan secara maksimal. Sehingga motivasi para aparat untuk memberantas kejahatan senantiasa terjaga. Dengan adanya penghargaan atas dasar prestasi seperti itu bisa menghindarkan Polisi dari penyakit ‘masuk angin’.O tim



Berita Lainnya
Minggu, 04 Agustus 2024
Rabu, 17 Juli 2024
Rabu, 19 Juni 2024
Senin, 22 April 2024
Senin, 26 Februari 2024
Kamis, 01 Februari 2024
Senin, 13 November 2023
Rabu, 12 April 2023
Senin, 03 April 2023
Selasa, 07 Maret 2023
Rabu, 15 Februari 2023
Senin, 06 Februari 2023