Beritabatavia.com -
Aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) kembali mengalami intimidasi dari orang tak dikenal. Setelah penganiayaan Tama S Langkun belum juga menemui titik temu, kini giliran Adnan Topan Husodo yang mendapat masalah. Meski tidak mengalami nasib seperti koleganya Tama, namun mobil milik Adnan dirusak oleh orang tidak dikenal ketika diparkir di pinggir jalan di Kompleks Kejaksaan, Lebakbulus, Jakarta Selatan.
Saya kaget, kok tumben-tumbenan begini, padahal sudah sering ke sana tapi tidak pernah ada kejadian apa-apa, kata Adnan, Jumat (16/7).
Adnan mengaku datang ke kompleks perumahan untuk mengikuti Shalat sunah tasbih berjamaah di tempat guru agamanya, Rabu (14/7) malam lalu. Saat itu, ia mengendarai mobil Xenia warna hitam menyusul ibu dan istrinya yang sudah lebih dulu tiba. Selesai acara, ia mendapati kaca pintu kiri belakang mobilnya pecah. Saat itu dilihatnya tas laptop miliknya hilang dicuri orang.
Adnan berharap kejadian tersebut tidak ada hubungan dengan kasus penganiayaan rekannya, Tama S Langkun, pekan lalu. Mudah-mudahan hanya karena tas laptop, karena saya tidak merasa ada apa-apa," katanya. O na/nor