Beritabatavia.com -
Citra polisi sebagai pelayan dan pengayom masyarakat tampaknya tak lagi bermakna bagi sebagian warga di Sumatera Selatan (Sumsel). Padahal baru sehari mengadakan upacara HUT POlRI ke 67, aparat Polri di lapangan dianggap membuat masalah. Ratusan massa marah dan membakar dua kantor polisi sesaat setelah polisi menembak mati tersangka kasus pencurian pada hari Selasa, (2/7).
Ironisnya pembakaran ini terjadi pada 2 Juli atau hanya selang satu hari setelah korps baju cokelat ini merayakan ulang tahunnya yang ke-67. Lebih ironis lagi, Mapolsek yang dibakar itu adalah salah satunya adalah kantor sementara Rupit yang juga dibakar massa mengamuk pada April lalu.
Jadi, yang dibakar ada dua yakni Mapolsek sementara Rupit dan Mapolsek Rawas Ulu. Jarak di antara keduanya sekitar setengah jam perjalanan dengan kendaraan. Kita masih inventarisasi apa saja yang dirusak massa selain juga bagaimana kondisi para tahanan saat kejadian itu, kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Djarod Padakova seperti dikutip Beritasatu.com, Rabu (3/7).
Selain membakar kantor kantor polisi, massa juga sempat menutup Jalan Lintas Sumatera Lubuklinggau-Jambi untuk beberapa jam dan baru bisa diurai Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Djarod menceritakan, rusuh ini diduga dipicu oleh tertembaknya salah seorang warga Desa Karanganyar Kecamatan Rupit, berinisial HH. Dia adalah buron aparat polisi disana karena diduga terlibat serangkaian kasus pencurian dengan kekerasan (curas).
Penggerebekan itu dilakukan Selasa pukul 09.30 WIB pagi. Saat hendak diamankan, tersangka melakukan perlawanan, sudah dilakukan tembakan peringatan ke arah udara, tapi tetap melawan dan kita lakukan tindakan kepolisian. Kita sita satu senjata api rakitan dari dia. Tersangka tewas dalam perjalanan menuju ke rumah sakit Sobirin, bebernya.
Mengenai alasan masyarakat marah, Djarod menjawab,Ini yang sedang kita selidiki secara pasti. Kita dudukkan dulu masalahnya. Saya yakin masyarakat Sumsel masih menghendaki kehadiran polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Saat ini situasi dilaporkan kondusif meski belum ada tersangka yang ditetapkan oleh polisi. o bs