Beritabatavia.com -
Banyaknya keluhan pelayanan buruk di instansi keimigrasian membuat Menteri Hukum dan Ham Patrialis Akbar gerah. Ia lantas memberi ultimatum kepada jajaran imigrasi mengenai penanganan paspor.
Ditegaskannya, jangka waktu pembuatan paspor harus dimaksimalkan. Tenggang paling lama, cukup empat hari sejak dilakukan foto identitas bersangkutan. Biaya pembuatan paspor hanya Rp270 ribu. Tak ada tambahan. Jangan ada yang mempersulit pengurusan paspor bagi masyarakat yang hendak bepergian ke luar negeri, terutama mereka yang akan melaksanakan ibadah haji.
Penegasan itu disampaikan Menkumham saat melakukan kunjungan kerja ke di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (17/07). Masyarakat yang ingin membuat paspor, mau pergi haji atau tidak, mesti dilayani secara baik. Biaya pembuatan paspor hanya Rp270 ribu. Tak ada tambahan, katanya dihadapan jajaran imigrasi, petugas Lapas dan Kanwil Kemenkumham Sumbar.
Patrialis meminta, pelayanan maksimal terhadap masyarakat dari setiap instansi yang berada di bawah Kemenkumham harus diwujudkan dan terus dibenahi. Dia mengatakan, ke depan jangan sampai ada lagi terdengar, keluhan masyarakat karena pelayanan yang kurang baik di Imigrasi maupun di Lembaga Pemasyarakatan. Saya akan pegang ungkapan Kakanwil Kemenkumham Sumbar. Kalau pembuatan paspor untuk kebutuhan mendesak, jangankan empat hari, tapi satu hari bisa selesai, tegas Patrialis.
Soal Lembaga Pemasyarakatan, Menkumham meminta jangan ada lagi orang masuk Lapas dengan sebutan, pintu pertama dan pintu kedua. Yang dimaksudkan Patrialis, jangan sampai ada lagi yang melakukan tindakan kutipan liar terhadap pengunjung.
Pihak Kemenkumham terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan pelayanan. Salah satunya dengan menyediakan konsultasi hukum di Lapas. Pasalnya, banyak narapidanya yang tidak tahu, kapan dia harus keluar dari tahanan. Sementara petugas Lapas pun tidak memberi tahu pula. Kondisi itu, tentu merugikan bagi narapidana sehingga dicarikan terobosan dengan membuka konsultasi hukum bagi napi dan keluarga mereka yang datang berkunjung. O pi/ale