Beritabatavia.com -
Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Musyawarah Peduli Hukum (AMPUH) menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Selasa (20/7) siang. Unjukrasa ini bersamaan dengan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dalam kasus Sistim Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum).
Dalam orasinya, AMPUH menuntut Kejagung untuk menghentikan penyidikan kasus Sisminbakum. Menurut mereka, kasus tersebut adalah hasil rekayasa oleh pihak-pihak tertentu. Selain melakukan berbagai adegan teatrikal, mereka juga membawa berbagai poster dan spanduk berisi kecaman terhadap rekayasa sejumlah kasus hukum di Kejagung.
Kami meminta agar sejumlah rekayasa kasus hukum di tanah air dihentikan, termasuk kasus Sisminbakum. DPR harus menyelidiki kejaksaan yang telah diperalat oknum tertentu untuk kepentingan-kepentingan kelompok tertentu, ujar Koordinator Lapangan AMPUH, Afrul Jamal.
Sementara itu, penyidik Kejagung hingga berita ini diturunkan masih melakukan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra. Yusril yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tiba di Kejagung sekitar pukul 10.00. Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan ketiga setelah Kejagung secara resmi mengumumkan status tersangka terhadap Yusril satu bulan silam. O nor