Kamis, 22 Juli 2010 14:58:29

Seleksi KPAI Diduga KKN

Seleksi KPAI Diduga KKN

Beritabatavia.com - Berita tentang Seleksi KPAI Diduga KKN

Koalisi Masyarakat SIpi Peduli Anak  (KMSPA) menduga proses seleksi  anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sarat praktik kolusi ...

Seleksi KPAI Diduga KKN Ist.
Beritabatavia.com - Koalisi Masyarakat SIpi Peduli Anak  (KMSPA) menduga proses seleksi  anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sarat praktik kolusi dan konspirasi.  KMSPA menolak penetapan hasil seleksi KPAI terhadap 18 nama yang lolos dalam panitia seleksi yang diumumkan, awal Juli lalu. Aktivis perlindungan anak, Prof Irwanto meminta DPR untuk memanggil pimpinan KPAI untuk dimintai keterangan.
Dari seluruh  seluruh nama calon anggota KPAI yang lolos dari panitia seleksi, sebagian besar dari mereka tidak jelas rekam jejaknya dalam bidang perlindungan anak di Indonesia. Patut dilakukan pemeriksaan ulang sejauh mana anggota-anggota terpilih itu mempunyai unsure-unsur dalam latar belakang mereka., ujar Irwanto.
Karena keanggotaan KPAI diwakili oleh unsur-unsur dalam masyarakat, kata Irwanto, perlu diperiksa ulang pula sejauh mana terjadi pergeseran unsur dalam hasil akhir pemilihan. Menurut dia, selama ini KPAI tidak bisa efektif bekerja karena salah satu faktornya adalah keberadaan unsur-unsur di dalam komisi itu. Contohnya, untuk mengatasi persoalan penghapusan pekerja anak, banyak terganjal karena ada unsur perwakilan pengusaha didalam KPAI.
Sebelumnya KPAI telah melakukan uji publik yang diumumkan di harian nasional dan TV swasta. Namun, hingga saat ini hasilnya belum dikomunikasikan secara transparan. Jika dilihat dari hasil seleksi yang baru saja diumumkan, maka tidak dapat dipungkiri adanya kesan bahwa uji publik tersebut dilakukan hanya sebagai formalitas yang hasil sebenarnya telah ditentukan terlebih dahulu, sehingga pula calon-calon yang secara publik dikenal sebagai aktivis hak-hak anak justru tidak terpilih, ujarnya.
Lebih lanjut Prof Irwanto mengemukakan, sejumlah temuan yang mengindikasikan adanya konspirasi politik yang cukup kental selama berlangsungnya proses seleksi dan penetapan calon anggota KPAI, di antaranya ditemukannya nama-nama yang masih aktif sebagai pengurus KPAI, termasuk Ketua KPAI yang tidak melepaskan jabatannya ketika dilakukan seleksi.
Pengurus lama yang mendaftar sebagai calon anggota KPAI periode 2010-2013 diduga adalah pihak-pihak yang juga ikut menentukan anggota panitia seleksi.
Hal senada dikemukakan Direktur Jarak, Achmad Marzuki. Ia menegaskan, untuk menghindari kesan telah terjadi konspirasi dan penjegalan terhadap orang-orang yang berkompeten, mempunyai rekam jejak jelas dan komitmen tinggi dalam perlindungan anak di Indonesia, maka proses seleksi dan mekanismenya harus ditinjau ulang.
Dengan demikian KPAI sebagai sebuah lembaga negara berbasis HAM yang independen bisa melakukan tugasnya secara transparan, `fair` dan bertanggung jawab, ujarnya.
Menurut dia, KPAI yang berdiri tegak dan profesional menjadi kepentingan semua orang yang peduli terhadap perlindungan anak.  O ant/nor

Berita Lainnya
Jumat, 15 Mei 2026
Jumat, 15 Mei 2026
Selasa, 12 Mei 2026
Minggu, 10 Mei 2026
Jumat, 08 Mei 2026
Kamis, 07 Mei 2026
Kamis, 07 Mei 2026
Selasa, 05 Mei 2026
Jumat, 01 Mei 2026
Jumat, 01 Mei 2026
Selasa, 28 April 2026
Selasa, 28 April 2026