Rabu, 05 Februari 2014 11:32:29

Anas: Bukan Fitnah, Ibas Terlibat Korupsi

Anas: Bukan Fitnah, Ibas Terlibat Korupsi

Beritabatavia.com - Berita tentang Anas: Bukan Fitnah, Ibas Terlibat Korupsi

Eks Mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengaku sangat siap membuka perihal keterkaitan putra bungsu Presiden Susilo ...

Anas: Bukan Fitnah, Ibas Terlibat Korupsi Ist.
Beritabatavia.com -
Eks Mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengaku sangat siap membuka perihal keterkaitan putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yaitu Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas), jika ditanya oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Oh iya (soal Ibas), nantilah tergantung pertanyaan (penyidik), jawab Anas ketika ditagih janjinya mengungkap soal keterkaitan Ibas dalam kasus dugaan penerimaan hadiah yang menjeratnya, sebelum menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Selasa (5/2). 

Namun, Anas menegaskan bahwa apa yang akan dijelaskannya jika ditanya oleh penyidik adalah fakta dan bukan fitnah.   Prinsipnya begini, saya tidak akan memfitnah atau mencelakakan orang. Tetapi, jika saya membela diri dalam rangka menemukan kebenaran tentu harus saya lakukan, 

Seperti diketahui, Anas yang kini ditahan di Rutan Jakarta Timur cabang KPK, memang dijadwalkan kembali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Rabu (5/2) ini oleh penyidik lembaga antikorupsi tersebut. 

Terkait Ibas, sebelumnya Anas menyarankan supaya SBY mengantar sendiri Ibas ke kantor KPK untuk diperiksa terkait dugaan penerimaan sejumlah uang dari proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. 

Selain itu, Anas juga menyarankan KPK untuk memeriksa Ibas di istana negara. 

Memanggil seseorang sebagai saksi itu kewenangan KPK. Tetapi, selalu ada alternatif. Alternatif pertama, bisa saja pak SBY mengantar ibas ke sini (KPK) untuk dimintai kesaksian atau keterangan. Alternatif kedua, bisa juga KPK memeriksa mas Ibas, misalnya di Istana, kata Anas usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Rabu (29/1). 

Anas juga mengatakan bahwa Ibas layak diperiksa sebagai saksi oleh KPK terkait kasus penerimaan hadiah yang menjeratnya. 

Nama Ibas memang diduga turut menerima aliran dana sebesar 200 ribu dolar Amerika terkait Kongres Demokrat di Bandung pada Mei 2010 silam. 

Terkait pemeriksaan Ibas, Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto mengatakan tidak ada alasan KPK untuk tidak memanggil Ibas. Tetapi, semua tergantung keperluan penyidik dalam membuktikan perbuatan seorang tersangka. 

Penyidik nanti harus menentukan apakah ada kepentingan untuk membuktikan perbuatan tersangka, kata Bambang dalam acara diskusi yang digelar di KPK, Jakarta, Selasa (28/1) lalu. o spc







Berita Lainnya
Senin, 13 Juli 2026
Senin, 13 Juli 2026
Kamis, 09 Juli 2026
Rabu, 08 Juli 2026
Jumat, 03 Juli 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Jumat, 12 Juni 2026
Jumat, 12 Juni 2026
Jumat, 12 Juni 2026
Jumat, 12 Juni 2026
Jumat, 12 Juni 2026
Selasa, 09 Juni 2026