Rabu, 19 Februari 2014 14:47:53

Ada Mark Up Dalam Tender Bus Transjakarta?

Ada Mark Up Dalam Tender Bus Transjakarta?

Beritabatavia.com - Berita tentang Ada Mark Up Dalam Tender Bus Transjakarta?

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mencurigai ada penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan armada bus TransJakarta baru dan ...

Ada Mark Up Dalam Tender Bus Transjakarta? Ist.
Beritabatavia.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mencurigai ada penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan armada bus TransJakarta baru dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) yang mesinnya berkarat.

'Inspektorat menyatakan ada mark up, dari Cina Rp1 miliar, tapi di sini dijual Rp3 miliar, itu urusan berwajib. Jadi itu konsen kita,' kata Ahok di Balaikota, Rabu (19/2).

Ahok juga mengatakan, berdasarkan laporan itu, semua dokumen pembelian bus sudah sesuai prosedur, namun dari pihak dalam, baik Dishub maupun panitia lelang, ada yang mengarahkan pemenang tender.

'Makanya kita lihat dokumennya untuk diteliti. Ya kalau kemudian kita tertipu, karena mereka pinter, dari pertama itu kan ada mark up. Justru itu kalau kita baca dokumen, ini yang menang itu Cina. Udah keliatan dong,' katanya.

Oleh sebab itu, tahun ini, pengadaan barang dan jasa akan melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar tidak terjadi hal yang sama.

'BPKP harus mengkaji lagi Agutus nanti. Ini terlalu dipaksakan pengadaan barang itu. Nah itu kita mesti teliti dulu,' katanya.

Sementara itu Kepala Inspektorat Provinsi DKI Jakarta Franky Mangatas Panjaitan membenarkan ada beberapa mesin yang berkarat, namun mengenai pengeluaran anggaran pihaknya masih mendalami transaksi pembayaran.

Menurut Franky, secara adimistratif, ada beberapa prosedur yang tidak dilakukan, seperti kemampuan perusahaan yang memeriksa armada-armada bus tersebut.

Franky meminta waktu lebih lama guna meneliti lebih lanjut dan enggan menyebut ada penyelewengan.

'Belum kita simpulkan, kita periksa lagi dari perencanaan lelang. Kesimpulannya nanti terakhir, belum kita uji,' katanya.

Franky berencana bertemu dengan panitia penerima barang dan pihak TransJakarta, namun sayang waktu pemeriksaan tinggal satu mingu.  Meski demikian, Franky berjanji untuk menuntaskan masalah tersebut sesuai surat kerja, selama dua minggu dari pekan lalu. O brn
Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 21 September 2023
Rabu, 13 September 2023
Selasa, 29 Agustus 2023
Kamis, 17 Agustus 2023
Senin, 12 Juni 2023
Minggu, 19 Maret 2023
Jumat, 17 Februari 2023
Sabtu, 11 Februari 2023
Rabu, 14 Desember 2022
Sabtu, 19 November 2022
Jumat, 17 Juni 2022
Selasa, 19 April 2022