Beritabatavia.com -
Investigator asal Malaysia yang menyelidiki misteri jatuhnya MH 370 menyimpulkan bahwa satu atau dua orang dengan pengalaman terbang telah mematikan alat komunikasi pesawat dan sengaja menerbangkan pesawat secara 'siluman'
'Berdasarkan data satelit komunikasi yang terbaru, kami mengatakan bahwa sistem komunikasi MH 370 dimatikan ketika pesawat mencapai perairan timur Malaysia.
Ketika mencapai perbatasan Malaysia dan Vietnam, alat komunikasi itu dimatikan. Data radar menunjukkan bahwa MH 370 berputar balik ke arah barat kemudian ke arah barat laut.
Ini disebabkan aksi yang disengaja oleh seseorang dalam pesawat,' ujar PM Malaysia, Najib Razak saat konferensi pers di Kuala Lumpur, Malaysia, hari ini.
PM Malaysia mengatakan 'info baru' ini mungkin akan menghentikan pencarian di Laut Cina Selatan.
Sekarang, dua area besar sedang dicari, ke arah utara dari Turkmenistan sampai Thailand, kemudian lainnya dari Indonesia sampai Samudera Hindia,' jelas Razak.
Mengapa ada yang mau melakukan hal seperti ini belum dapat dipastikan. Pihak berwenang Malaysia masih menyelidiki latar belakang kedua pilot MH 370, dan 10 kru pesawat, juga seluruh data penumpang yang ada.
Bunuh Diri Pilot?Beberapa ahli menduga, tindakan bunuh diri pilot mungkin penjelasan paling masuk akal, seperti dugaan saat Silk Air jatuh saat penerbangan dari Singapura menuju Jakarta pada 1997, dan Egypt Air pada 1999.
Pesawat itu punya cukup bahan bakar untuk menuju lokasi itu, artinya Asia Selatan dan Asia Tenggara bisa dicapainya. Penyidik sedang bekerja menyelidiki data satelit dari berbagai negara disekitar lokasi, untuk menentukan koordinat pasti jatuhnya pesawat,
Kapal USS Kidd telah tiba di Selat Malaka pada Jumat malam, dan menuju ke Laut Andaman, dan Teluk Bengal. Juga pesawat AP-8A Poseidon, pesawat paling canggih yang bisa mendeteksi kapal selam yang telah tiba hari ini untuk menyapu selatan teluk Bengal dan utara Samudera Hindia. O mirror.co.uk/Associated Press