Sabtu, 03 Mei 2014 12:32:40

"Bedol Desa" Pertama di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro

"Bedol Desa" Pertama di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro

Beritabatavia.com - Berita tentang "Bedol Desa" Pertama di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro

Tindakan "bedol desa" atau pembersihan besar-besaran di jajaran Direktorat Lalu Lintas polda Metro dan Polda Jawa Timur (Jatim) yang dilakukan Mabes ...

Ist.
Beritabatavia.com - Tindakan bedol desa atau pembersihan besar-besaran di jajaran Direktorat Lalu Lintas polda Metro dan Polda Jawa Timur (Jatim) yang dilakukan Mabes Polri harus didukung semua pihak, baik internal Polri maupun masyarakat luas. Sebab apa yang dilakukan Mabes Polri adalah untuk pembenahan kultur dan kinerja jajaran lalulintas pasca operasi tangkap tangan yang dilakukan Propam Polri. Hal itu disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Pane, dalam siaran persnya, Sabtu (3/5).

Menurut Neta, ada prokontra yang kuat di internal Polri pasca operasi tangkap tangan dalam dugaan suap di Direktorat Lalulintas Polda Metro dan Polda Jatim tersebut. Pro kontra ini makin kuat tatkala Mabes Polri melakukan operasi sapu bersih atau  bedol deso terhadap perwira-perwira di kedua institusi lalulintas itu. 

Seharusnya pro kontra ini tidak perlu terjadi, jika elit-elit Polri menyadari bahwa zaman sudah berubah dan reformasi Polri perlu didorong lebih kencang lagi. Sehingga kinerja dan kualitas pelayanan Polri kian membaik. Pihak-pihak yang menolak pembersihan di tubuh Polri bisa dikatakan sebagai perwira yang anti reformasi dan anti perubahan di Polri.

Sebab itu, IPW mengimbau semua pihak agar mendukung dan memberi apresiasi pada penataan dan pembenahan di jajaran Lalulintas Polda Metro dan Polda Jatim. Dengan harapan pembenahan ini akan meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat, sehingga aksi percaloan di pelayanan Lalulintas benar benar bisa dihilangkan.

Namun IPW berharap operasi senyap yang dilakukan Mabes Polri dalam rangka pembersihan institusi ini harus dilakukan berkelanjutan dan konsisten. Aksi-aksi percaloan SIM dan tembak KTP yang hingga puluhan juta rupiah harus segera dibersihkan. Setelah itu operasi senyap perlu menyentuh aksi siram-siram untuk masuk SPN, Sespim dan Sespati.

Begitu juga aksi mafia proyek yang mengemplang anggaran Polri hingga puluhan miliar rupiah perlu disergap operasi tangkap tangan Mabes Polri. Tujuannya agar Polri benar-benar berubah dan tidak hanya jajaran Lalulintas yang menjadi bulan-bulanan operasi senyap.

Neta menegaskan, pihaknya siap memberikan data dan informasi tentang mafia proyek dan mafia pendidikan ini, jika Mabes Polri benar-benar mau memberantasnya.

Sebelumnya Mabes Polri mencopot Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Nurhadi dan Wadir Lantas Polda Metro AKBP Sambodo serta Kasubbagregident AKBP Latief serta Kasi STNK dan BPKB Direktorat Lalu Lintas polda Metro Jaya. Sikap tegas Mabes Polri mencopot sejumlah pejabat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya secara bersamaan merupakan tindakan yang baru pertama kali terjadi.O son

Berita Lainnya
Sabtu, 04 April 2026
Jumat, 03 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Rabu, 01 April 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Sabtu, 28 Maret 2026
Jumat, 27 Maret 2026
Senin, 23 Maret 2026