Beritabatavia.com -
Kapolda Metro Jaya Irjen Dwi Priyatno memutasi 130 personil di jajaran Lantas Polda Metro Jaya menyusul kasus pencopotan Dirlantas Polda Metro Jaya yang diduga ikut menerima uang setoran dari biro jasa.
Dalam Surat Telegram bernomor STR/1063/V/2014 tertanggal 5 Mei 2014 yang mengatur 130 perwira menengah dan perwira menengah itu terselip nama Kompol Leganek Mawardi, yang tak lain adalah anak menantu Kapolri Jenderal Sutarman.
Leganek yang semula duduk sebagai Kasat Lantas Polres Tangerang dimutasi sebagai Kanit III Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Apakah artinya ada indikasi Leganek ikut terindikasi menerima uang panas biro jasa? Kapolda Metro membantah. Tidak ada dugaan itu. Beberapa perwira memang saya mutasi dalam rangka tour of duty dan tour of area guna menambah pengalaman. Sekali lagi tidak ada, bantahnya di Jakarta, Rabu (7/5).
Polri akhirnya bertindak menindaklanjuti dugaan suap yang terjadi di lingkungan Lantas Polda Metro Jaya dan Jawa Timur. Dua orang pimpinan lalulintas di kedua provinsi tersebut dimutasi sebagai tindaklanjut dari operasi oleh pengamanan internal (Paminal) Polri yang menemukan mereka masih saja menerima uang setoran dari biro jasa. o day