Sabtu, 10 Januari 2015 10:09:59

Jokowi Pilih Budi Gunawan Gantikan Kapolri Sutarman

Jokowi Pilih Budi Gunawan Gantikan Kapolri Sutarman

Beritabatavia.com - Berita tentang Jokowi Pilih Budi Gunawan Gantikan Kapolri Sutarman

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan di antara sembilan nama yang ada. Jokowi pun usulkan nama Budi jadi ...

 Jokowi Pilih Budi Gunawan Gantikan Kapolri Sutarman Ist.
Beritabatavia.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan di antara sembilan nama yang ada. Jokowi pun usulkan nama Budi jadi Kapolri ke dewan.

Surat rekomendasi Presiden Jokowi yang ditandatangani kemarin, Jumat (9/1), dan langsung dikirimkan ke anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada hari yang sama. DPR RI sendiri telah mengakui surat tersebut diterima pimpinan sekitar Jumat malam. (baca: DPR Benarkan Jokowi Usulkan Budi Gunawan Jadi Kapolri)

Suratnya baru diterima pimpinan DPR malam ini pukul 20.00 WIB, ujar anggota Komisi III, Bambang Soesatyo di Jakarta,

Surat rekomendasi Presiden Jokowi itu bernomor R-01/Pres/01/2015 dan berperihal tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri. Dalam surat, Presiden Jokowi mengusulkan pengangkatan Budi  karena dinilai mampu, cakap, serta memenuhi syarat untuk mengisi posisi Kapolri.

DPR RI sendiri akan melakukan pembahasan surat rekomendasi untuk Budi Gunawan dari Presiden Jokowi pada masa sidang pertama tahun 2015, Senin (12/1) esok. (baca: DPR akan Bahas Surat Rekomendasi Calon Kapolri Senin Esok)

Surat dari Presiden tentang calon Kapolri tersebut akan dibacakan bersama-sama surat-surat masuk lainnya pada hari Senin (12/1/2015) saat pembukaan masa sidang DPR 2015, tutur Bambang.

Surat rekomendasi Kapolri baru akan dibawa ke Badan Musyawarah untuk kemudian dibicarakan dengan komisi III. Dalam pembahasannya, Komisi III selanjutnya berwenang untuk melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit dan proper test) calon Kapolri baru pada sidang pleno anggota komisi III.

Setelah ditetapkan (nama-nama calon) Komisi III akan mengumumkan melalui iklan media massa untuk meminta masukan dari masyarakat dan kunjungan langsung ke lingkungan calon kapolri untuk meminjau kehidupan sosialnya, bahkan gaya hidupnya seperti apa, terang dia.

Pengamat Politik Universitas Padjajaran menilai, penunjukan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri baru oleh Presiden Joko Widodo adalah langkah tepat. Khususnya dalam percepatan konsolidasi dan kerja yang lebih konkret dan solid.
Budi Gunawan memiliki karakteristik kepemimpinan yang mumpuni.

Selama ini figur Budi Gunawan dianggap perwira yang komplit. Peraih Adhu Makayasa, doktor dan memahami karakteristik kepemimpinan yang lebih komprehensif, ujarnya melalui pesan singkat, Sabtu (9/1/2015).

Selain mumpuni, Budi Gunawan juga dikenal loyal dan pekerja dalam lingkup profesionalitas kepolisian. Ia mencontohkan, Budi Gunawan mampu meniti karir hingga bintang tiga, meskipun dekat dengan Presiden Kelima Megawati sebagai ajudan.

Dengan kata lain, kita harus menghormati pilihan Presiden Jokowi terkait nama Budi Gunawan yang diajukan sebagai Kapolri. Bersama-sama kita menanti kiprah dan langkah kapolri baru dalam menjalankan peran, tugas dan fungsinya untuk memberikan rasa aman pada publik, katanya.

budi Gunawan yang kini menjabat kepala Lembaga Pendidikan Polri dinilai Presiden Joko Widodo mampu dan cakap, serta memenuhi syarat diangkat sebagai kapolri. Jendral yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 11 Desember 1959 merupakan salah satu perwira intelektual terbaik dan brilian yang dimiliki Polri saat ini.

Ia merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian angkatan 1983. Ia peraih penghargaan Adhi Makayasa yang sangat prestisius. Budi selalu tercatat meraih peringkat satu dan lulusan terbaik di setiap pendidikan Polri yang dilaluinya seperti saat sekolah PTIK, Sespim, Sespati, dan Lemhanas.

kariernya mulus karena selalu berkesempatan menduduki sejumlah jabatan penting di Polri. Pada saat berpangkat Komisaris Besar (Kombes), Ia pernah menjabat sebagai Ajudan Presiden RI di masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri.

Setelah itu, Ia tercatat sebagai jenderal termuda di Polri saat dipromosikan naik pangkat bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen) dengan jabatan sebagai Kepala Biro Pembinaan Karyawan (Binkar) Mabes Polri, kemudian menjabat Kepala Selapa Polri, lembaga yang menginduk pada Lemdikpol selama 2 tahun, lalu kemudian dipromosikan menjadi Kapolda Jambi yg merupakan Polda tipe B.

Tak berapa lama, Ia dipromosikan naik pangkat bintang dua atau Inspektur Jenderal (Irjen) dengan jabatan sebagai Kepala Divisi Pembinaan Hukum (Kadiv BinKum), kemudian beliau sempat mutasi dengan jabatan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) lalu dipromosikan menjabat di kewilayahan sebagai Kapolda Bali yang merupakan Polda tipe A.

Dan akhirnya tak lama kemudian tanda pangkat bintang tiga pun disematkan di pundaknya ketika beliau akhirnya meraih pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) ketika dipromosikan dengan jabatan Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol) yang membawahi lembaga-lembaga pendidikan seperti Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim), Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), dan lainnya.

Riwayat Karir dan Jabatan

1. Ajudan Presiden RI Megawati Soekarnoputri (2001-2004)

2. Karobinkar SSDM Polri (2004-2006)

3. Kaselapa Lemdiklat Polri (2006-2008)

4. Kapolda Jambi (2008-2009)

5. Kadiv Binkum Polri (2009-2010)

6. Kadiv Propam Polri (2010-2012)

7. Kapolda Bali (2012)

8. Kalemdikpol (2012-sekarang)

Berita Lainnya
Sabtu, 04 April 2026
Jumat, 03 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Rabu, 01 April 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Sabtu, 28 Maret 2026
Jumat, 27 Maret 2026
Senin, 23 Maret 2026