Ist.
DEPOK. Peristiwa mengenaskan, Jamilah (30) tega membunuh anak kandungnya Muspik (9) di rumahnya Jl Seroja II Blok S No 3, Sasak Panjang, Bojonggede, Depok, Jawa Barat, Selasa (13/4).
Tindakan yang membuat warga sekitar lokasi kejadian marah, diduga dilatar belakangi kesulitan ekonomi sehingga membuat tersangka pelaku Jamilah tidak bisa mengendalikan emosi. Menurut keterangan sejumlah warga, aksi nekat tersangka berawal dari kekesalannya terhadap suami yang pulang tidak pernah bawa uang. Akhirnya, Jamilah tega membunuh anaknya sendiri dengan menggunakan benda tumpul. Warga menemukan Muspik sudah tidak bernyawa , dalam kondisi sekujur tubuhnya terdapat luka lebam.
Meninggalnya Muspik dicurigai sejumlah tetangga ketika Jamilah berteriak meminta tolong. Mendengar suara itu, para tetangga melihat ke rumah Jamilah dan mendapati Muspik yang terbaring di tempat tidur dalam kondisi mengenaskan kedua mata terluka dan giginya seperti menggigit sesuatu seperti menahan sakit serta luka lebam di bagian dahi, pinggang kiri, tangan kiri, pinggul kanan, mata dan punggungnya.
"Kalau mayat masih baru kan masih lemes dan suhu tubuhnya hangat tapi ini sudah terbujur kaku meninggalnya seperti sudah lama. Kami tanya sama Jamilah, dia bilang Muspik jatuh," tutur Ny Saragih menirukan ucapan Jamilah.
Sementara, Irwan (28) suami kedua Jamilah menyebutkan,
isterinya ini memang bertempramen tinggi. Irwan yang mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap, akan menjadi sasaran kemarahan istrinya, jika saat pulang tidak membawa uang. Jika tidak dapat uang, saya tidak berani pulang, makanya saya jarang pulang, kata Irwan ayah tiri Muspik.O ema