Sabtu, 14 Agustus 2010 15:50:31

Rp2 Triliun Disiapkan Atasi Krisis Pangan

Rp2 Triliun Disiapkan Atasi Krisis Pangan

Beritabatavia.com - Berita tentang Rp2 Triliun Disiapkan Atasi Krisis Pangan

Pemerintah serius mengatasi kemungkinan krisis pangan dunia terhadap Indonesia. Untuk itu, pemerintah mengalokasikan Rp2 triliun, sebagai dana ...

Rp2 Triliun Disiapkan Atasi Krisis Pangan Ist.
Beritabatavia.com - Pemerintah serius mengatasi kemungkinan krisis pangan dunia terhadap Indonesia. Untuk itu, pemerintah mengalokasikan Rp2 triliun, sebagai dana kontingensi, sekaligus menyiapkan berbagai langkah penanggulangan.

Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengungkapkan hal tersebut kepada wartawan, di  Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, kemarin. Pemerintah, kata Hatta,  menyediakan empat langkah untuk mengatasi kondisi terburuk akibat krisis pangan.

Hatta menyebutkan, dana kontingensi dalam APBN 2010 itu terdiri atas dana cadangan beras sebesar Rp1 triliun dan dana stabilisasi harga Rp1 triliun. Dengan tersedianya dana dan langkah antisipatif itu, diharapkan bisa mengatasi berbagai kemungkinan yang terjadi.

Hatta menyebutkan, saat ini terjadi kecenderungan harga pangan dunia mengalami kenaikan, karena penurunan produksi pangan dunia akibat perubahan iklim. Ketua Umum PAN itu mencontohkan, Rusia dilanda gelombang panas sehingga produksi gandum turun hingga 20 persen. Kondisi itulah yang menyebabkan Rusia langsung menghentikan ekspor gandum. Langkah tersebut diikuti oleh negara lain sehingga komoditas lain ikut mengalami kenaikan harga.

Kita mewaspadai kemungkinan dampak kenaikan harga pangan dunia ke dalam negeri, kata Hatta Radjasa.

Indonesia belajar dari pengalaman 2008, saat  terjadi krisis pangan dunia, namun Indonesia justru mengalami surplus. Dengan pengalaman itu, Indonesia optimistis bisa mengatasi keadaan yang ada, jika krisis pangan dunia benar-benar berdampak ke Tanah Air.

Hatta menyebutkan, paling tidak empat langkah dilakukan pemerintah untuk mengatasi dampak krisis pangan dunia. Yaitu,  menjaga produktivitas pangan tetap tumbuh, membiasakan adaptasi dengan iklim yang berubah, dan tetap menjaga stabilitas harga pangan seperti melalui operasi pasar, pasar murah, dan percepatan penyaluran beras untuk orang miskin (raskin) dengan harga khusus.

Pemerintah juga memberikan perlindungan kepada petani dengan penyaluran pupuk, penyediaan lahan, dan subsidi benih. Hatta juga menyatakan, pasokan beras saat ini dalam posisi cukup sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Suplai beras cukup, mencapai 4,7 juta ton, kata Hatta Radjasa lagi.  O pic/nor

Berita Lainnya
Jumat, 15 Mei 2026
Jumat, 15 Mei 2026
Selasa, 12 Mei 2026
Minggu, 10 Mei 2026
Jumat, 08 Mei 2026
Kamis, 07 Mei 2026
Kamis, 07 Mei 2026
Selasa, 05 Mei 2026
Jumat, 01 Mei 2026
Jumat, 01 Mei 2026
Selasa, 28 April 2026
Selasa, 28 April 2026