Beritabatavia.com -
Warga RW 012 dan Kompleks Induk Koperasi Pegawai Negeri (IKPN), Kelurahan. Bintaro meminta Pemda DKI maupun Departemen PU secepatnya memperbaiki tanggul yang jebol sepekan lalu. Mereka berharap perbaikan tak hanya sementara saja, karena takut akan jebol lagi andaikata mereka mudik lebaran nanti.
Sekarang memang ada perbaikan tapi sifatnya sementara yaitu menggunakan karung berisi pasir dan tanah yang ditumpuk di bekas tanggul yang jebol sehari setelah musibah banjir luapan Kali Pesanggrahan terjadi.
Nardi, warga sekitar mengatakan melihat kondisi tanggul yang masih darurat, terpaksa sejumlah barang berharga maupun elektronik lainnya di titip ke rumah saudara. Ini hanya untuk mengantisipasi bila terjadi banjir dadakan saat nanti ditinggal pulang mudik lebaran, ujarnya, Selasa (24/8).
Antisipasi sangat perlu bila rumah ditinggal saat mudik lebaran ke kampung halaman. Sayang jika rumah ditinggal ternyata banjir kembali terjadi dan rumah dalam keadaan kosong karena mudik lebaran, tambahnya.
Lurah Bintaro Lasimin maupun PLH Kasudin PU Tata Air Jaksel Yayat Hidayat, mengatakan sampai saat ini memang belum ada pekerjaan yang permanent terhadap perbaikan tanggul yang jebol akibat luapan air Kali Pesanggrahan. Tapi antisipasi awal adalah memasang tanggul seadanya dengan karung pasir dan tanah di lokasi tanggul yang jebol.
Betul ada rencana pemerintah memperbaiki tanggul yang jebol tapi masih dalam program pengajuan pemerintah pusat terlebih kali akan diperlebar dan tanggul diperkuat, ujar Yayat Hidayat.
Sebelumnya, Menteri PU Djoko Kirmanto dan Gubernur DKI Fauzi Bowo mengatakan pelebaran kali memang akan dilakukan di sekitar tanggul yang jebol untuk membuat tanggul baru di kawasan tersebut. Kali Pesanggrahan akan ditangani pelebaran dan pemasangan tanggulnya oleh Departemen PU, sementara pengerukan kali Krukut akan ditangani oleh Pemprov DKI.
O brn