Beritabatavia.com -
Kabar penganiayaan yang dialami tiga petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepulauan Riau oleh kepolisian Malaysia direspons pemerintah. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, pemerintah akan melakukan investigasi terkait penganiayaan tersebut. Jika terbukti, Pemerintah Malaysia harus memberi sanksi tegas kepada para pelakunya.
Kita akan menindaklanjuti informasi (penganiayaan) itu. Arahan presiden agar dilakukan investigasi mendalam terhadap apa yang mungkin dilakukan oleh polisi Malaysia, kata Marty usai mengikuti rapat kabinet di Kantor Presiden, Selasa (24/8).
Menurut Marty, bila proses investigasi membuktikan telah terjadi tindakan penganiayaan, Pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan mengirim nota protes resmi kepada Malaysia.
Kita akan tegaskan di dalam nota itu, pihak yang bertanggung jawab harus dipastikan memikul tanggung jawab, tegas Marty.
Menyinggung perintah sebelumnnya dari Presiden SBY untuk mempercepat penuntasan perundingan tapal batas laut dengan Malaysia tanpa menunggu hasil International Court of Justice (ICJ), Marty mengaku sudah mendapatkan hasilnya. Malaysia sudah menyatakan siap melanjutkan perundingan yang sempat tertunda karena terkait proses sengketa perbatasan laut dengan Singapura yang sedang berlangsung di ICJ.
Sudah ada jawaban dari Malaysia bahwa proses perudingan akan kita lanjutkan pada 6 September 2010 di Kinabalu, ungkap mantan Dubes RI untuk Amerika Serikat ini.
o nor