Beritabatavia.com -
Kapal wisata yang membawa 28 wisawatan Cina, tengelam di perairan Sabah Malaysia, pada Sabtu (28/01/2017). Minggu (29/1), kapal berhasil ditemukan tiga wisatawan China tewas (satu perempuan 2 lelaki), enam orang hilang, dan 22 penumpang lainnya selamat.
Kapal itu dilaporkan hilang pada Sabtu (28/1) di Sabah, Malaysia. Kapal wisata ditumpangi turis dari China berangkat dari Kota Kinabalu Sabah pada Sabtu (28/1) pukul 09.00 waktu setempat menuju Pulau Mengalum. Pulau ini berjarak 60 kilometer di barat. Setelah 12 jam perjalanan, kapal itu dilaporkan hilang.
Kapten dan seorang krunya terlihat oleh pesawat militer dan diselamatkan kapal wisata lain pada Minggu siang. Sisanya, 22 penumpang berhasil diselamatkan nelayan. Tapi tiga orang ditemukan sudah tewas, terdiri dari seorang perempuan dan dua pria.
Mereka yang selamat ditemukan berkumpul bersama dalam kelompok dan mengenakan pelampung. Para korban itu belum bisa menuturkan apa yang sesungguhnya terjadi sebelum kapal tenggelam. Namun diduga, kejadian itu dipicu cuaca buruk.
Otoritas Maritim Malaysia, Maritime Enforcement Agency mengatakan pencarian enam korban yang hilang diintensifkan, termasuk menggunakan pesawat pencari yang bisa melihat dalam kegelapan. Area pencarian mencakup wilayah seluas 1.400 kilometer persegi di Laut China Selatan.
Arwin Musbir, kapten kapal lain yang berlayar ke Pulau Mengalum bersamaan dengan kapal naas itu mengatakan sempat mengikuti kapal tersebut, tapi tak lama kemudian kehilangannya. Dia menyadari kapal itu hilang setelah dia tiba di pulau.
Sebanyak 28 orang penumpang adalah warganegara China dan tiga lainnya adalah kru kapal. Turis dari China memang kerap bepergian pada saat libur tahun baru Imlek. (*/BBC)