Senin, 30 Agustus 2010 17:57:06

MRT Akan Atur Enam Halte Dengan Transjakarta

MRT Akan Atur Enam Halte Dengan Transjakarta

Beritabatavia.com - Berita tentang MRT Akan Atur Enam Halte Dengan Transjakarta

Proyek Mass Rapid Transit (MRT) adalah salah satu solusi Pemerintah Prov. DKI Jakarta dalam menanggulangi kemacetan yang akhir-akhir ini makin parah. ...

MRT Akan Atur Enam Halte Dengan Transjakarta Ist.
Beritabatavia.com - Proyek Mass Rapid Transit (MRT) adalah salah satu solusi Pemerintah Prov. DKI Jakarta dalam menanggulangi kemacetan yang akhir-akhir ini makin parah.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, keenam halte bus Transjakarta yang nanti bersinggungan dengan layanan Mass Rapid Transit (MRT) tahap I (Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia) akan dihapus atau disinergikan.
Keenam halte bus Transjakarta yang bersinggungan dengan MRT, yakni halte Blok M, Masjid Agung, Istora Senayan (Ratu Plaza), Bendungan Hilir, Setiabudi, dan Dukuh Atas.
Tujuan sinergi halte, yaitu agar penumpang yang biasa menggunakan jasa bus Transjakarta, nantinya terlayani dengan MRT yang rencananya mulai 2016 mendatang.
Rencananya tidak hanya dilakukan pada koridor I saja, melainkan dilakukan juga di seluruh koridor bus Transjakarta. Halte-halte busway di seluruh koridor yang nantinya bersinggungan dengan jalur MRT akan disinergikan.
MRT Tahap I akan memiliki 13 stasiun pemberhentian yang terdiri enam stasiun bawah tanah dan tujuh stasiun kereta api layang. Enam stasiun bawah tanah terdapat di Masjid Al Azhar, Istora Senayan (Ratu Plaza), Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran HI.
Sedangkan tujuh stasiun elevated yakni, mulai dari Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, H Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja.

Dampak Kemacetan Dibahas Bersama Dishub
PT Mass Rapid Transit (MRT) telah memperhitungkan dampak kemacetan yang kemungkinan timbul saat proyek pembangunan tahap I rute Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia (HI) berjalan.
MRT tahap I sepanjang 15,5 kilometer ditargetkan dapat beroperasi pada 2015 atau 2016 mendatang. Rute ini merupakan bagian dari Koridor Selatan-Utara dari Lebak Bulus-Kampung Bandan sepanjang 21,7 kilometer.
Kepala Humas PT MRT, Manpalagupta Sitorus, Senin, (30/8), menyebutkan beberapa antisipasi kemacetan yang akan dilakukan. Antara lain, katanya, melebarkan ruas jalan sepanjang proyek atau ruas jalan alternatif.
Selain itu, lanjut Manpalagupta, persimpangan-persimpangan jalan yang akan terlewati proyek juga akan dibenahi, misalnya dengan cara mengurangi konflik lalu-lintas di titik itu.
Kemudian, kami juga akan menertibkan hambatan samping, lalu, pengalihan arus melalui penutupan jalan oleh petugas yang disiapkan di sana, kata Manalagupta.
Manalagupta yakin dampak lalu lintas yang kemungkinan timbul selama proyek MRT dikerjakan akan tertangani dengan baik. Sebab, katanya, pembangunan proyek ini melibatkan para ahli yang memiliki pengalaman matang dalam membangun sistem MRT di berbagai kota besar dunia.
Apalagi, kata dia, PT MRT Jakarta bersama Dinas Perhubungan Jakarta bertanggung jawab untuk mengendalikan dampak kemacetan yang mungkin timbul itu. O brn

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 02 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Sabtu, 29 Agustus 2026
Rabu, 26 Agustus 2026
Senin, 24 Agustus 2026
Jumat, 21 Agustus 2026
Selasa, 18 Agustus 2026
Jumat, 14 Agustus 2026
Kamis, 13 Agustus 2026
Senin, 10 Agustus 2026
Jumat, 07 Agustus 2026