Beritabatavia.com -
JAKARTA. Wakil ketua DPR RI Priyo Budi Santoso tuding Wagub dan Walikota Jakarta Utara serta Kepala Satpol PP harus bertanggung jawab, atas peristiwa bentrokan antara Satpol PP dan masyarakat di makam kramat Mbah Priok, pada Rabu (14/4) siang.
Menurut Priyo, yang bertanggung jawab terjadinya peristiwa berdarah tersebut,
adalah Wakil Gubernur Prijanto, Walikota Jakarta Utara, dan Kepala Satpol DKI
Jakarta Haryanto Bajuri. Gubernur DKI Fauzi Bowo yang juga ketua Golkar DPD DKI tidak tahu menahu, karena sedang berduka atas meninggalnya ayahnya. Saya yakin Guernur Fauzi Bowo tidak tahu menahu soal tersebut, karena sedang berduka, tegas Priyo.
Priyo mengemukakan, bentrokan antara Satpol PP dan masyarakat tidak
semestinya terjadi bila pimpinan satuan tugas Satpol PP dapat mengendalikan anak
buahnya di lapangan. Priyo juga menilai, tindakan Satpol PP sudah diluar kewajaran, dan terlalu arogan. Karenanya, Priyo melanjutkaan, harus dilakuka investigasi dan diusut tuntas agar terungkap siapa yang memberikan perintah sehingga terjadinya kekerasan di makam Habib Halhadad tersebut. Politis senior Partai Golkar ini mengemukakan, akan mengkaji keberadaan Satpol PP, dan meminta kepada Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi untuk meninjau kembali, dengan sistem perekrutan. Sistem perekrutan kebanyakan diambil dari preman,ini yang menjadi masalah, ujarnya.
O Ralian