Beritabatavia.com -
Arus balik dari arah timur kota Bandung, seperti Garut, Tasikmalaya, Ciamis dan kota lainnya, mulai terasa menunjukan peningkatan.
Memasuki H+1, meskipun kondisi lalu lintas lancar, baik dari arah Bandung menuju Garut atau Tasikmalaya, maupun sebaliknya, tapi tanda-tanda terjadi arus balik sudah mulai menunjukan peningkatan.
Tampak baik kendaraan pribadi, dan bis melintas untuk menuju kota Bandung, Jakarta atau kota lainnya. Dikatakan petugas Posko Pamuncatan Dishub Kabupaten, Isnuri, Minggu, kondisi lalu lintas masih dalam keadaan padat lancar.
Sekitar pukul 06.00, jalur lama Nagreg sempat dibuka dua jalur. Dari arah Bandung hanya menggunakan satu lajur, dan diprioritaskan untuk kendaraan yang berasal dari Timur.
Kondisi seperti ini tidak berlangsung lama, Pos Pam Cikaledong kemudian ditutup kembali, kendaraan baik dari arah Limbangan atau Garut dikembalikan ke jalur Lingkar Nagreg.
Dari Lingkar Nagreg, tampak belasan bis, elf dan mobil umum, serta beberapa sepeda motor kesulitan untuk melewati tanjakan HP (Hendro Pandowo).
Menurut Ipda. Pol. Tyas, sampai sejauh ini kendaraan yang berhenti di tengah tanjakan HP masih bisa diatasi, dibantu dengan petugas ganjal.
Kalau masih bisa diatasi dengan didorong beramai-ramai, keberadaan tim ganjal pun sangat membantu. Tidak harus diderek oleh mobil derek yang disediakan, kata dia.
Jalan menuju Bogor MacetSementara itu jalan Ciluar km 52, KedungHalang, Bogor yang menuju arah Bogor dari Cibinong macet total. Tampak kendaraan motor dan mobil terjebak macet kurang lebih 5 km. Sebagian kendaraan yang tidak ingin terjebak kemacetan parah memutar ke arah Jl Raya Bogor, Cibinong untuk mengambil jalur alternatif lain untuk menuju Bogor.
Teddy, warga sekitar mengatakan jika hari libur lebaran, banyak warga Cibinong dan Jakarta yang ingin berkunjung ke Bogor, biasanya ke Kebun Raya Bogor.
Sementara arus balik melalui Jl Raya Darmaga, Bogor juga sudah mulai terlihat. Jalan Raya ini menghubungkan kota Bogor dengan daerah Lebak, Banten. O brn/ant