Kamis, 16 September 2010 00:00:25

Polri Gamang Mencari Pemimpin

Polri Gamang Mencari Pemimpin

Beritabatavia.com - Berita tentang Polri Gamang Mencari Pemimpin

Adalah mutlak menjadi hak prerogratif Presiden untuk menentukan siapa yang akan ditunjuk menjabat sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Bambang ...

Polri Gamang Mencari Pemimpin Ist.
Beritabatavia.com - Adalah mutlak menjadi hak prerogratif Presiden untuk menentukan siapa yang akan ditunjuk menjabat sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) maupun Jaksa Agung Hendarman Supandji. Meskipun dalam masa proses suksesi kepemimpinan di kedua lembaga penegak hukum ini, banyak pihak yang sumbang saran dan mengajukan sosok calon ke Presiden.

Sebelumnya, sempat bergulir Wacana, bahwa Kapolri bisa saja bukan dari internal kepolisian, demikian juga halnya untuk jabatan Jaksa Agung. Namun, saat wacana calon Kapolri tidak harus dari kalangan internal Polri bergulir,nyaris tidak mendapat respon dari para petinggi maupun pimpinan Polri. Seakan, para insan Bhayangkara itu tidak perduli siapapun yang akan memimpin mereka. Bahkan,  terkesan bahwa aparat berseragam coklat itu tidak percaya diri. Apalagi rasa kepedulian kepedulian terhadap masa depan dan perkembangan serta kemajuan institusinya sendiri.
Terlihat, ada kegamangan dalam diri para pemimpin Polri. Sehingga tidak berani menentukan sikap menolak wacana Kapolri berasal dari eksternal kepolisian. Seharusnya Polri menyatakan secara tegas bahwa Kapolri harus berasal dari insan Bhayangkara yang memenuhi persyaratan.  Kegamangan Polri itu juga terlihat dari sikap tertutup terhadap nama calon yang diajukan ke Presiden untuk menggantikan Jenderal BHD.

Padahal, setiap insan Polri dari mulai pangkat terendah hingga pimpinan harus menunjukan sikap sebagai wujud nyata kecintaan terhadap institusinya.  Sehingga, semangat dan rasa percaya diri para bhayangkara muda terus tumbuh dan berkembang dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum. Meskipun, pada akhirnya penentuan pencalonan Kapolri berada ditangan Presiden sebagai pemegang hak prerogratif.

Berbeda dengan Kejaksaan, secara resmi lewat Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) menyatakan sikap mendukung Jaksa Agung Hendarman Supandji yang telah sejak dini mempersiapkan penggantinya. Para jaksa yang tergabung dalam PJI itu meminta Presiden untuk memilih pengganti Hendarman Supandji dari kalangan internal Kejaksaan. Keinginan agar Jaksa Agung dari internal ini menjadi sikap resmi PJI, yang disampaikan langsung oleh Humas PJI Chuck Suryosumpeno dalam jumpa pers di Kejagung, Kamis (16/09).

Pada kesempatan itu, PJI mengklaim, sebanyak 8479 anggotanya menginginkan Jaksa Agung berasal dari internal atau jaksa karir. Bahkan, Chuck menegaskan, permintaan tersebut akan langsung disampaikan kepada  Presiden. Mengharapkan Presiden RI masih berkenan untuk mengangkat jaksa karir sebagai Jaksa Agung menggantikan Hendarman Supandji, katanya.

Meskipun PJI menyadari bahwa keputusan terakhir berada ditangan Presiden. Apakah Presiden mengangkat satu dari delapan calon yang telah disiapkan oleh Jaksa Agung Hendarman Supandji atau tidak. Tetapi, PJI telah menyampaikan sikap secara terbuka sebagai wujud nyata  rasa kepedulian dan kecintaan terhadap korps Adhyaksa tempat mereka mengabdi.O son

 


Berita Lainnya
Jumat, 03 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Rabu, 01 April 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Sabtu, 28 Maret 2026
Jumat, 27 Maret 2026
Senin, 23 Maret 2026
Minggu, 22 Maret 2026