Beritabatavia.com -
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, akan berangkat ke Medan, Senin (20/9) untuk mengecek langsung penangkapan tujuh pria yang diduga pelaku perampokab Bank CIMB Niaga.
Saya akan berangkat ke Medan hari ini dan akan menjelaskan secara utuh setelah kembali dari sana. Jangan nanti belum paham sudah ada komentar, katanya di Jakarta.
Tujuh orang terduga pelaku perampokan Bank CIMB Niaga Medan tertangkap, Minggu (19/9) malam. Tiga di antara mereka tewas tertembak dan empat kritis dalam penggrebekan di Belawan dan Tanjung Balai, Sumatera Utara.
Kapolri mengatakan, tiga jenazah pelaku perampokan itu dibawa ke RS Brimob Polda Sumut.
Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Iskandar Hasan menyebutkan, polisi berhasil menyita beberapa barang bukti berupa AK-47, sepeda motor, pistol, dan magazin. Kalau uang belum diketahui, terangnya.
Iskandar menyampaiakn terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu aparat untuk menangkap para pelaku. Kita dapat informasi dari masyarakat. Dari TKP itu, semua pengembangan dari masyarakat, ungkapnya.
Mereka yang tertangkap itu adalah diduga merampok Bank CIMB Niaga di Jalan Aksara Medan, 18 Agustus lalu. Dalam perampokan itu, Briptu Imanuel Simanjuntak, anggota Brimob Polda Sumut, tewas ditembak.
Selain itu, perampok juga menembak dua anggota Satpam Bank CIMB Niaga, M Fahmi (28) dan Muchdiantoro (30) hingga mengalami luka serius dan dirawat intensif di RSU Permata Bunda dan RS Gleni Medan.
Dalam aksi yang dilakukan belasan orang dengan menggunakan senjata api itu, perampok membawa uang Bank CIMB Niaga senilai lebih kurang Rp400 juta.
o nor