Beritabatavia.com -
Pelaku perampokan yang berhasil membobol anjungan tunai mandiri (ATM) di
Kampus Universita Bung Hatta, Padang, kabur melarikan diri ke kawasan
Gunung Singgalang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).
"Saat
dilakukan penyergapan oleh pihak kepolisian pada Sabtu (25/9), beberapa
orang pelaku perampokan melarikan diri ke kawasan Gunung Singgalang,
Kabupaten Agam," kata Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta)
Bukittinggi, AKBP.Wisnu Andayana, Minggu (25/9).
Menurut dia, meskipun hujan yang mengguyur
Kota Bukitting dan Kabupaten Agam, pihak kepolisian tetap melakukan
pengejaran terhadap pelaku perampokan.
"Walaupun hujan lebat yang
mengguyur, kita tidak menghentikan pengejaran terhadap pelaku
perampokan yang melarikan diri ke kawasan Gunung Singgalang, Kabupaten
Agam," katanya.
Dia menambahkan, pengejaran terhadap pelaku
perampokan ATM tersebut, selain dari jajaran Polresta Bukittinggi juga
dibantu Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumbar, serta Detasemen Khusus
(Densus) Anti-Teror 88.
Anggota Brimob Polda Sumbar, Densus 88
dan beberapa petugas lainnya masih berjaga-jaga di kawasan Gunung
Singgalang, Kabupaten Agam.
"Diduga beberapa orang pelaku
perampokan ATM tersebut masih berada di sekitar kawasan Gunung
Singgalang, Kabupaten Agam,"kata Wisnu Andayana.
Masyarakat
setempat, lanjut Wisnu Andayana, juga turut membantu pihak kepolisian
dalam pengejaran pelaku perampokan ATM yang terjadi di Kampus Bung
Hatta.
Masyarakat mau membantu serta memberikan informasi terhadap penduduk asing yang dicurigai datang ke Kota Bukittinggi,katanya.
Dia
mengatakan, jajaran Polresta Bukittinggi tetap siaga dalam upaya
pengejaran terhadap pelaku perampokan tersebut. Kita terus melakukan
razia dijalan raya.
Kita tidak ingin pelaku perampokan tersebut kabur saat dilakukan penangkapan, apalagi mereka memiliki senjata api,katanya.
Polresta
Bukitting, lanjut Wisnu Andayanamelakukan koordinasi dengan
polres-polres yang di daerah perbatasan. "Hal ini dilakukan untuk
mempersempit ruang gerak dari pelaku perampokan yang mau kabur ke daerah
perbatasan," katanya.
Menurut dia, pihak kepolisian pada Sabtu
(25/9) sekitar pukul 14.00 WIB berhasil melumpuhkan dengan timah panas
terhadap pelaku perampokan yang melarikan diri ke Kabupaten Agam.
Saat
dilakukan penyergapan pada Sabtu (25/9) sekitar pukul 14.00 WIB
terhadap pelaku perampokan tersebut, terjadi aksi tembak-tembakan dengan
petugas. "Aksi tembak-tembak tersebut dengan pelaku perampokan terjadi
di kawasan perbukitan Jorong Surau Baru, Nagari Pakan Senayan Kecamatan
Banuhampu, Kabupaten Agam,kata Wisnu Andayana.
Dia menambahkan, tiga orang pelaku perampokan tewas tertembak saat dilakukan penyergapan yang dilakukan pihak kepolisian.
Sedangkan, tiga orang pelaku lainnya mengalami kritis, dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Sumbar,"katanya.
Peristiwa
perampokan ATM terjadi pada Sabtu (25/9) sekitar pukul 04.00 WIB, di
Kampus Universita Bung Hatta Padang. Tiga orang anggota Satpam
Universitas Bung Hatta disekap pelaku sebelum melakukan aksi kejahatan.
Pelaku
perampokan berhasil membobol tiga unit mesin ATM saling berdekatan yang
berada di Kampus Bung Hatta,Padang. Tiga unit mesin ATM yang dibobol
yakni Bank Bukopin berisi uang tunai Rp172 juta, Bank Nagari berisi uang
Rp200 juta, sedangkan mesin ATM milik BNI tidak berisi uang, dalam
perbaikan pihak Bank BNI.
Pelaku perampokan berhasil membawa
kabur uang tunai sekitar ratusan juta rupiah, dari dua mesin ATM yang
berhasil di bobol yakni ATM Bank Nagari serta ATM Bank Bukopin. O ant/brn