Beritabatavia.com -
Aksi perampokan kembali terjadi di Jakarta. Dua dari enam pegawaiDinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta dibacok kawanan rampok yang menyatroni kantor mereka di Jalan DI Panjaitan, Kav 583, Cipinangbesar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (1/10) dini hari.
Kedua korban masing-masing Abdurahman (40) dan Suratno (40) mengalami luka bacok di bagian kepala dan lengan.
Kawanan perampok bertopeng ini berjumlah sekitar 10 orang dan membawa senjata tajam. Saat perampokan berlangsung, enam pegawai dan dua satpam kantor disekap di mushala.
Kepala UPT Dinas PU DKI Irsyadi mengatakan, keenam pegawai bagian seksi pengukuran itu menginap karena paginya akan mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila di kantor.
Mereka menginap karena rumahnya jauh, ujarnya.
.
Informasi yang berhasil dihimpun, para pelaku menyatroni kantor UPT dengan cara melompati pagar berlapis dua setinggi tiga meter. Semua pelaku menggenggam senjata tajam golok, celurit, dan linggis serta mengenakan penutup muka.
Kehadiran para pelaku mengejutkan pegawai yang saat itu sedang tertidur di mushola. Belum sempat bereaksi, para pelaku langsung menodongkan senjata tajam. Abdurahman dan Suratno yang berusaha memberikan perlawanan dibacok hingga tersungkur bersimbah darah.
Usai melumpuhkan semua pegawai, kawanan rampok kemudian menggondol tujuh monitor LCD, satu CPU, dan uang Rp3 juta milik para pegawai kantor yang ada pada saat kejadian. Sementara brankas kantor sempat dibobol dan diacak-acak, tetapi isinya hanyalah dokumen belaka. Irsyadi menyebutkan, isi berkas yang ada di dalam CPU yang digondol para perampok itu berkaitan dengan dokumen kantor. Sayangnya, dia enggan menyebutkan secara rinci.
Hanya dokumen kantor tentang pengukuran profil tanah di DKI. Tidak ada dokumen lelang karena kami tidak melakukan lelang di sini, ungkapnya. o nor