Beritabatavia.com -
Hanya hitungan jam,Polri sudah mengidetifikasi identitas dan kelompok bomber bunuh diri di depan gereja Katedral, Makasar, Sulawesi Selatan, Minggu 28 Maret 2021 sekira pukul 10.30.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,mengatakan pelaku bom bunuh diri yang tewas sebanyak dua orang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. "Pelaku yang meninggal dunia ada 2 orang laki-laki dan perempuan," kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau lokasi bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makasar, Sulawesia Selatan, Minggu (28/3).
Alumni AKPOL 1991 ini mengungkapkan, inisial pelaku berjenis kelamin laki-laki yakni L. Sementara untuk pelaku perempuan masih diidentifikasi. "Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina," ungkap Sigit.
Pada kesempatan itu, Kapolri meminta masyarakat agar tenang dan tidak panik paska teror bom bunuh diri. Masyarakat, diminta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa. "Kami TNI-Polri akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat," katanya.
Foto : Kapolri dan Panglima TNI kunjungi korban peledakan bom yang dirawat di Rumah Sakit
Mantan Kapolda Banten ini menyampaikan terimakasih atas keberanian seorang satpam Gereja yang menahan pelaku agar tak masuk ke dalam gereja. "Kami merasa prihatin sekarang sedang dirawat di rumah sakit polri karena lukanya dan semoga lekas sembuh," tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolri dan Panglima menyempatkan diri menengok korban ledakan bom di RS Polri Makassar. Kapolri menyampaikan bahwa ada dua orang yang sudah selesai menjalani operasi. "Kondisi korban sudah sadar dan bisa diajak bicara," tutupnya.
0 son