Senin, 21 April 2025 23:16:44

Direktur PPA Dan PPO Bareskrim Ajak Warga Jepara Berani Bicara dan Selamatkan Sesama

Direktur PPA Dan PPO Bareskrim Ajak Warga Jepara Berani Bicara dan Selamatkan Sesama

Beritabatavia.com - Berita tentang Direktur PPA Dan PPO Bareskrim Ajak Warga Jepara Berani Bicara dan Selamatkan Sesama

Dalam momentum peringatan Hari Kartini yang berlangsung di Gedung Wanita Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Direktur Tindak Pidana Pelindungan ...

Direktur PPA Dan PPO Bareskrim Ajak Warga Jepara Berani Bicara dan Selamatkan Sesama Ist.
Beritabatavia.com - Dalam momentum peringatan Hari Kartini yang berlangsung di Gedung Wanita Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Direktur Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nurul Azizah secara resmi membuka kegiatan sosialisasi dan edukasi RISE AND SPEAK: Berani Bicara, Selamatkan Sesama, Senin (21/4/2025).

Acara ini dihadiri berbagai unsur Forkopimda Kabupaten Jepara, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, serta perwakilan instansi pemerintahan dan penegak hukum, dengan tujuan menggelorakan semangat keberanian masyarakat untuk bicara, bertindak, dan melindungi kelompok rentan dari tindak kekerasan.

"Hari ini, dari Jepara, kita nyatakan bersama bahwa membiarkan kekerasan berarti mengingkari semangat Kartini. Mari kita hadirkan solusi, bukan hanya simpati. Jadilah pelaku perubahan, bukan penonton penderitaan," tegas Nurul dalam sambutannya.

Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri  menjelaskan bahwa paradigma penanganan kasus kekerasan kini telah bergeser. Tidak lagi semata fokus pada penegakan hukum, melainkan pada pendekatan yang inklusif, berperspektif gender, serta mengedepankan keadilan bagi korban.

"Penanganan kasus tidak cukup hanya dengan proses hukum. Kita perlu pendekatan yang berempati, berkeadilan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat," ujarnya.

Brigjen Pol Nurul Azizah juga menyampaikan keprihatinan atas tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan seksual terhadap anak, serta pernikahan dini di wilayah Jepara. Oleh karena itu, ia mendorong peran aktif lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga lembaga pendidikan.

Lebih lanjut Nurul merinci sejumlah langkah nyata yang dapat dilakukan bersama, seperti penguatan posko aduan di desa, edukasi melalui posyandu dan tempat ibadah, penyediaan pojok konseling di sekolah, hingga pelatihan “Ayah Hebat dan Ibu Cerdas” bagi keluarga di komunitas.

"Semua pihak perlu menyadari: diam berarti membiarkan. Dan pembiaran hanya akan mewariskan trauma antar generasi. Mari cegah kekerasan dimulai dari diri sendiri — ubah cara berpikir, berbicara, dan bertindak," ajaknya.

Mengakhiri sambutan, Brigjen Pol Nurul Azizah memberikan apresiasi kepada Polda Jawa Tengah, Polres Jepara, dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kampanye RISE AND SPEAK dapat menjadi gerakan lintas batas yang menyatukan langkah dan nurani dalam membangun bangsa yang aman dan bermartabat. 0fery 

Berita Lainnya
Jumat, 22 Mei 2026
Selasa, 19 Mei 2026
Selasa, 19 Mei 2026
Senin, 18 Mei 2026
Kamis, 14 Mei 2026
Rabu, 13 Mei 2026
Rabu, 13 Mei 2026
Rabu, 13 Mei 2026
Rabu, 13 Mei 2026
Sabtu, 09 Mei 2026
Sabtu, 09 Mei 2026
Kamis, 07 Mei 2026