Selasa, 20 Januari 2026 16:01:01

Tembus Hutan dan Tebing, Prajurit TNI Temukan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Tembus Hutan dan Tebing, Prajurit TNI Temukan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Beritabatavia.com - Berita tentang Tembus Hutan dan Tebing, Prajurit TNI Temukan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Prajurit TNI dari Kodam XIV/Hasanuddin berhasil menemukan dua korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah pegunungan Bulusaraung, ...

Tembus Hutan dan Tebing, Prajurit TNI Temukan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Ist.
Beritabatavia.com - Prajurit TNI dari Kodam XIV/Hasanuddin berhasil menemukan dua korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Senin (19/1/2026). Operasi pencarian dilaksanakan di medan pegunungan yang terjal, kawasan hutan lebat, serta dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu.

Pada hari pertama pencarian, Minggu (18/1/2026), prajurit Kodam XIV/Hasanuddin yang tergabung dalam Tim SAR gabungan dan masyarakat berhasil menemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki. Penemuan tersebut dilakukan melalui penyisiran jalur-jalur ekstrem dan area yang sulit dijangkau dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan personel.

Memasuki hari kedua pencarian, Senin (19/1/2026), Tim SAR Kodam XIV/Hsn bersama Tim SAR gabungan dan masyarakat kembali menemukan satu korban berjenis kelamin perempuan di kawasan Gunung Bulusaraung. Penemuan korban kedua ini merupakan hasil penyisiran intensif di medan pegunungan yang terjal dan rawan.

Keberhasilan ini mencerminkan komitmen dan kesiapsiagaan TNI dalam melaksanakan tugas kemanusiaan pada situasi darurat. Melalui disiplin, profesionalisme, serta sinergi lintas unsur, TNI terus berperan aktif mendukung operasi pencarian dan pertolongan di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi.

Diketahui, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) melayani rute dari Yogyakarta menuju Makassar, dinyatakan hilang kontak saat hendak mendarat.

Pesawat dengan registrasi PK THT tersebut hilang kontak di wilayah pegunungan Bulusaraung, daerah perbatasan Kabupaten Maros - Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan saat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 13.17 WITA.

Tercatat pesawat membawa 10 orang penumpang, terdiri dari 7 orang kru, dan 3 pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 0ferry

Berita Lainnya
Selasa, 14 April 2026
Sabtu, 11 April 2026
Jumat, 10 April 2026
Kamis, 09 April 2026
Kamis, 09 April 2026
Selasa, 07 April 2026
Sabtu, 04 April 2026
Sabtu, 04 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Selasa, 31 Maret 2026