Rabu, 23 September 2026 21:53:44

Ombudsman Sidak Lapas Cibinong, Temukan Hunian Berfasilitas Bak Apartemen

Ombudsman Sidak Lapas Cibinong, Temukan Hunian Berfasilitas Bak Apartemen

Beritabatavia.com - Berita tentang Ombudsman Sidak Lapas Cibinong, Temukan Hunian Berfasilitas Bak Apartemen

BOGOR — Inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA ...

Ombudsman Sidak Lapas Cibinong, Temukan Hunian Berfasilitas Bak Apartemen Ist.
Beritabatavia.com -

BOGOR — Inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/9/2026), mengungkap sejumlah fasilitas khusus di area belakang lapas.

Temuan tersebut menjadi sorotan karena bangunan yang berada di kawasan terpisah dari blok hunian warga binaan pada umumnya memiliki fasilitas yang disebut Ombudsman menyerupai standar apartemen. Ombudsman juga menemukan sejumlah orang yang diduga warga binaan berada di kawasan tersebut.

Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin mengatakan, tim menemukan lebih dari 10 kamar atau bangunan yang tersebar di beberapa bagian kawasan belakang lapas. Bangunan tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas rumah tangga, antara lain ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, dan perlengkapan memasak.

“Bagus, bagus sekali. Standar apartemen. Artinya walaupun kecil-kecil, kelengkapannya semua ada,” ujar Fikri sesuai videonya viral di medsos saat sidak lapas Cibinong. Rabu, (23/9/2026).

Akses Ombudsman Sempat Dihalangi

Proses pemeriksaan tersebut berlangsung tegang. Fikri mengungkapkan tim Ombudsman sempat mengalami penolakan ketika hendak mengakses area belakang lapas, meski telah membawa surat resmi dan menggunakan atribut lembaga.

Menurut Fikri, terjadi tarik-menarik dan aksi dorong-dorongan dengan petugas yang berusaha menghalangi akses. Bahkan, salah seorang anggota tim Ombudsman disebut mengalami kaki terjepit dalam insiden tersebut.

Kondisi itu, menurut Fikri, justru mendorong tim untuk menelusuri lebih jauh area yang sebelumnya sulit diakses.

“Setelah ketemu di sana, ternyata banyak sekali rumah yang diduga narapidana ada di dalam sana,” kata Fikri.

Ombudsman menyebut sidak pada Rabu tersebut merupakan pemeriksaan kedua sepanjang 2026. Pada sidak sebelumnya pada Juli, Ombudsman juga mengaku tidak memperoleh akses untuk melakukan pemeriksaan secara penuh.

Ada Miras, Mobil Mewah hingga Fasilitas Olahraga

Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan mengatakan, sejumlah bangunan tersebut berada di sekitar kawasan rumah dinas kepala lapas.

Ombudsman melihat kendaraan mewah di kawasan tersebut dan berbagai fasilitas yang dinilai tidak lazim dibandingkan blok hunian warga binaan pada umumnya. Beberapa bangunan juga disebut memiliki televisi dan kulkas.

Tim Ombudsman turut menemukan minuman beralkohol di salah satu kulkas serta botol minuman beralkohol di tempat pembuangan sampah.

Namun, Syafrida menegaskan Ombudsman belum dapat memastikan siapa pemilik atau pengguna minuman tersebut. Karena itu, keberadaan barang tersebut tidak serta-merta dapat disimpulkan sebagai milik narapidana.

Ombudsman juga menyebut terdapat sekitar enam hingga tujuh orang yang diduga warga binaan berada secara terpisah di kawasan tersebut. Identitas serta status seluruh penghuni bangunan masih memerlukan pendalaman.

Dipertanyakan, Untuk Siapa Bangunan Itu?

Persoalan utama yang kini menjadi sorotan Ombudsman bukan semata keberadaan fasilitas tersebut, melainkan peruntukan, akses, serta kemungkinan adanya perlakuan berbeda terhadap warga binaan.

Menurut keterangan yang diterima Ombudsman dari petugas lapas, bangunan tersebut disebut sebagai tempat istirahat petugas. Namun, Syafrida mengatakan pihaknya mempertanyakan kesesuaian fungsi bangunan dengan fasilitas yang ditemukan di dalamnya.

Dengan demikian, dugaan bahwa bangunan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi narapidana masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Ombudsman menyatakan temuan tersebut berkaitan dengan dugaan maladministrasi dan meminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan Lapas Cibinong.

Ombudsman Minta Fasilitas Khusus Dibongkar

Ombudsman memberikan waktu kurang dari satu bulan untuk menindaklanjuti fasilitas khusus yang ditemukan tersebut. Rencana pembongkaran bangunan menjadi salah satu tindakan korektif yang akan disampaikan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Kami akan minta secepat-cepatnya. Kami akan melakukan sidak lagi mungkin kurang dari sebulan ini nanti,” kata Syafrida.

Ombudsman juga akan memantau tindak lanjut hasil pemeriksaan tersebut, termasuk memastikan tidak adanya fasilitas atau perlakuan khusus yang bertentangan dengan prinsip kesetaraan pelayanan pemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putanto hingga laporan ini disusun belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi mengenai temuan fasilitas khusus, dugaan adanya warga binaan di kawasan tersebut, maupun insiden penghalangan tim Ombudsman.

(**)

Berita Lainnya
Sabtu, 12 September 2026
Jumat, 11 September 2026
Kamis, 10 September 2026
Kamis, 10 September 2026
Rabu, 09 September 2026
Rabu, 09 September 2026
Selasa, 08 September 2026
Minggu, 06 September 2026
Kamis, 03 September 2026
Kamis, 03 September 2026
Jumat, 28 Agustus 2026
Rabu, 26 Agustus 2026