Beritabatavia.com -
MADIUN — Dugaan praktik perjudian sabung ayam dan permainan dadu di Desa Kertobanyon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, kembali menjadi sorotan setelah redaksi menerima foto yang memperlihatkan seekor kambing bersama sejumlah orang yang disebut sebagai pemain atau peserta kegiatan.
Foto tersebut menjadi salah satu bahan informasi yang diterima redaksi dari masyarakat terkait dugaan adanya arena sabung ayam yang disebut-sebut menyediakan hadiah bagi peserta.
Menurut pengaduan warga, hadiah berupa kambing diduga menjadi salah satu daya tarik untuk meningkatkan minat peserta mengikuti kegiatan tersebut. Selain sabung ayam, masyarakat juga mengadukan dugaan adanya permainan dadu yang dikaitkan dengan taruhan.
Meski demikian, redaksi tetap menempatkan informasi tersebut sebagai dugaan yang membutuhkan verifikasi lebih lanjut, termasuk memastikan waktu, lokasi, mekanisme kegiatan, serta apakah kambing dalam foto tersebut benar merupakan hadiah yang berkaitan dengan perjudian.
Nama Dani juga disebut dalam pengaduan masyarakat sebagai pihak yang diduga berkaitan dengan pengelolaan kegiatan. Namun, hingga terdapat keterangan dan bukti yang dapat diverifikasi, informasi tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum.
Foto Jadi Petunjuk, Aparat Diminta Turun ke Lapangan
Adanya foto yang diterima redaksi membuat persoalan tersebut semakin penting untuk diklarifikasi. Jika benar kegiatan sabung ayam dan permainan dadu berlangsung dengan sistem taruhan serta hadiah, aparat penegak hukum perlu melakukan pemeriksaan langsung untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana.
Warga mempertanyakan apakah aktivitas tersebut memang berlangsung secara rutin dan sejauh mana pengawasan aparat di wilayah Kecamatan Geger.
Kesan seolah aktivitas tersebut “kebal hukum” juga muncul dari keresahan sebagian masyarakat. Namun, hal tersebut tetap merupakan persepsi warga dan perlu dibuktikan melalui fakta serta keterangan resmi aparat.
Kini publik menunggu ketegasan Polres Madiun dan Polsek Geger untuk memberikan penjelasan mengenai dugaan aktivitas tersebut.
Apakah kambing dalam foto tersebut merupakan hadiah? Apakah benar terdapat taruhan? Siapa yang mengelola kegiatan? Dan apakah pengaduan masyarakat sudah ditindaklanjuti?
Pertanyaan-pertanyaan itu penting dijawab agar persoalan tidak berhenti sebagai isu di tengah masyarakat.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Dani maupun pihak lain yang disebut dalam pengaduan, serta menunggu keterangan resmi dari aparat penegak hukum.
(Tk)