Beritabatavia.com -
Gara-gara menegur seorang pria yang kencing sembarangan, seorang kakek terkapar ditembak di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (8/11). H Domin (60) akhirnya dilarkan ke RSUD Koja akbat sebutir peluru bersarang di lutut kanannya.
Kejadan bermula ketika H Domin memergoki seseorang bertubuh pendek gempal, sedang asyik kencing di pagar rumahnya. Pria lalu ditegur. Jangan kencing sembarangan. Bau pesing. Sana cari tempat lain, jangan depan rumah orang, hardik H Domin.
Merasa aksinya itu terganggu, pria yang memakai jaket hitam itu balik menghardik dan mencaci-maki korban. Adu mulut pun terjadi dan bersambung menjadi adu jotos. Walau usia sudah kepala enam, Domin sukses menyudutkan pelaku, berkat jurus silat yang lama ditekuni.
Dia mukul, saya tangkis. Saya pukul muka, dada dan perutnya berkali-kali, kisah si kakek.
Saat posisinya kian tersudut itu, tiba-tiba si pelaku mencabut pistol. Si kakek terkejut. Dia berdiri kaku di hadapan pelaku. Saya langsung syok saat dia menodongkan pistol, ujarnya.
Pelaku tiga kali menembakkan pistolnya. Pertama di bagian tengah dahi. Kedua di dada kirinya. Namun entah kenapa, bedil pelaku tak menyalak.
Pelaku mengarahkan pistolnya ke bawah dan terdengar letusan, peluru langsung bersarang di lutut kanan sang kakek. Saya langsung ambruk dan pelaku buru-buru kabur naik motor, tuturnya.
Domin yang juga pengusaha dua bengkel besar ini, dilarikan ke Rumah Sakit Koja Jakarta Utara dan telah dimintai keterangan petugas Polres Metro Jakarta Utara. o nor