Beritabatavia.com -
Pembangunan jalan laying non tol Pangeran Antasari-Blok M dan Jalan Layang Dr Satrio, Jakarta Selatan mengandung konsekwensi, yaitu ditebangnya sekitar 800 pohon, masing-masing di Antasari sekitar 500 pohon ditebang dan Dr Satrio 300 pohon ditebas. Namun menurut Kepala Dinas Pertamanan DKI Jakarta, Catharina Suryowati, Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta akan mengganti 8 ribu pohon, dengan perhitungan 1 pohon ditebang diganti 10.
Tanpa ada jalan layang pun sebenarnya pohon di antasari harus ditebang, karena usianya sudah tua sehingga rawan tumbang. Pohon itu berjenis angsana. Sementara pohon yang akan diganti oleh dinas PU adalah berjenis mahoni, trembesi, ujarnya di Jakarta, Kamis (10/2).
Catharina menambahkan, nantinya sebagian pohon itu akan ditanam kembali di kedua lokasi pembuatan jalan layang jika proyek telah selesai. Namun tentu saja tidak 8 ribu yang ditanam. Nanti kita juga bagi, wilayah mana yang membutuhkan penghijauan, akan kita sebar di wilayah DKI, seperti misalnya di Penjaringan, Jakarta Utara, lanjut Catharina. O brn