Beritabatavia.com -
Ribuan buruh dari Jabodetabek bakal memblokir Istana Negara untuk memperingati May Day, Hari buruh internasional pada 1 Mei nanti. Aksi demo ini, akan menuntut soal jaminan sosial yang hingga kini belum terwujud. Pemerintah SBY dituding tidak peka dengan kebutuhan wong cilik, yang sangat membutuhkan jaminan sosial demi masa depannya, demi meringankan beban saat berobat.
Seperti yang dirilis Komite Aksi Jaminan Sosial Untuk Rakyat dan Pekerja (KAJS), Jumat 29 April, menyebutkan KAJS menggelar seminar semua rakyat menuntut jaminan sosial untuk semua dilanjutkan dengan jumpa pers menyerukan perjuangan menuntut jaminan sosial sampai menang di kantor Yayasan Tenaga Kerja Indonesia (YTKI).
Setelah itu, sore harinya di halaman PT Olympic, Kawasan Berikat Nusantara, Cakung, Presidium KAJS dan seribu buruh kawasan akan menggelar mimbar rakyat untuk jaminan sosial.
Pada hari H 1 Mei nanti, sekira seratus ribu buruh akan melakukan aksi hari buruh sedunia di Bundaran Hotel Indonesia dilanjutkan di depan Istana Negara. Dalam aksi ini berbagai tuntutan buruh akan disampikan di antaranya, menuntut dilaksanakannya sistem jaminan sosial nasional.
Pada 2 Mei, buruh akan bergabung dengan lima ribu aktivis mahasiswa dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional. Aksi akan dilakukan di depan Istana Negara sejak pagi.
Aksi buruh belum akan berhenti, pada Selasa 3 Mei, dua puluh buruh akan mendatangi kantor Kementrian Keuangan dan Istana Negara dalam rangka memperingati hari buruh sedunia. o end