Beritabatavia.com -
Berbagai masalah yang menyangkut anggaran negara baik di DPR maupun lembaga pemerintah lainnya akhir-akhir ini menyebabkan Wakil Presiden Boediono berkomentar. Menurut Wapres, kementerian dan lembaga pemerintah lainnya harus memperketat mekanisme pengawasan dan evaluasi anggaran. Tujuannya untuk mengurangi resiko penyimpangan anggaran negara yang diberikan ke lembaga negara.
Menurut Wapres, hingga kini Indonesia belum memiliki mekanisme pengawasan dan evaluasi anggaran yang terpadu.
Selain itu Boediono meminta kementerian dan lembaga pemerintah lainnya lebih berorientasi pada hasil kerja daripada hanya menghabiskan anggaran. Menurut Boediono, selain menggunakan anggaran dengan baik, dampak dari sebuah kebijakan juga harus bersifat nyata dan bermanfaat bagi masyarakat.
Boediono juga meminta agar menteri tidak langsung puas dengan keberhasilan menghabiskan anggaran, kemudian membuat laporan secara lengkap, namun tidak mengevaluasi dampak dari program itu.
Terkadang kita ingin menyelesaikan sesuatu pekerjaan, pokoknya selesai, lengkap dengan pertanggungjawabannya, dan anggarannya habis. Saya meminta hal ini tidak dilakukan oleh lembaga pemerintah, ujarnya di Jakarta, Jumat (3/6). O brn