Beritabatavia.com -
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Rodham Clinton akan tiba di Indonesia pada 21 Juli setelah menyelesaikan kunjungan dua harinya di India. Kunjungannya ke Indonesia kali ini menunjukkan komitmen Amerika untuk meningkatkan hubungan strategis dengan kawasan Asia Tenggara dan ASEAN (Association of Southeast Asian Nations).
Hillary Clinton menyinggung mengenai prediksi tentang kejatuhan pemimpin Libya, Muamar Qadaffi. Dikatakan kejatuhan Qaddafi tinggal menunggu waktu. Meski saat ini Qaddafi belum menarik pasukannya dan mundur dari tampuk kepemimpinan, ia memastikan rezim Qaddafi akan jatuh dalam waktu dekat.
Clinton mengatakan, pasukan koalisi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) akan terus meningkatkan serangan untuk menekan Qaddafi. Kata dia, tujuannya untuk memuluskan jalan bagi gencatan senjata dan pencapaian demokrasi di Libya. Clinton menyampaikan pernyataan persnya bersama dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov.
Hingga kini, pasukan pemberontak Libya terus menggempur pasukan Qaddafi. Saksi mata menyebutkan, pasukan pemberontak berhasil mengalahkan pasukan Qaddafi di wilayah gurun Kota Gualish serta mengejar mereka hingga ke Kota Asabah, pinggiran Libya. O BBC/brn