Beritabatavia.com -
Empat hari setelah peristiwa pencurian yang disertai dengan pembunuhan di Kampung Pondokkelor, Sepatan Timur, Tengerang, Banten, akhirnya terungkap.
Peristiwa yang sempat membuat geger warga Tangerang itu ternyata dilakukan oleh seorang Kakek bernama Rahmat (61). Selain itu Rahmat juga adalah tetangga korban Subangun Yoris Setiawan, yang masih pelajar kelas 3 sebuah SMA di Tangerang. Korban tewas dengan kondisi mengenaskan, sang kakek Rahmat menggorok leher korban hingga nyaris putus.
Kapolsek Metro Sepatan AKP Sunaryo, mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya tak jauh dari rumah korban di Rt 02/04 Sepatan Timur, Selasa (26/7). Menurut pengakuan tersangka, ia semula bernat mencuri tapi kepergok korban Subangun Yoris Setiawan. Tidak ingin aksinya ketahuan, sang Kakek langsung membacok korban dan mengorok lehernya hingga nyaris putus.
Tersangka Rahmat yang juga bekas jagal kambing dan jualan sate ini mengaku, sakit hati kepada orang tua korban. Karena saat bekerja sering dimarahi. Di rumah korban kakek ini bekerja pemotong kayu untuk membikin valet (kotak kayu).
Karena sakit hati itulah, kakek yang sudah memiliki beberapa cucu ini berniat mencuri di rumah Subangun. Pencurian itu dilakukan pada Jumat 22 Juli lalu, dengan cara mencongkel jendela belakang rumah. Saat sudah di rumah,aksinya dipergoki Subangun.
Karena panik aksinya dipergoki, akhirnya Rahmat membacok Subangun yang di rumah sendirian karena ditinggal orangtuanya keundangan di Subang. Usai membunuh, tersangka mencuri perhiasan emas 30 gram, uang tunai Rp 3 juta dan dua unit HP.
Tersangka kini masih diperiksa di Polsek Metro Sepatan. Tersangka kami kenakan dua pasal yakni 365 KUHP pencurian dengan kekerasan dan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara,jelas Kapolsek. 0 son