Beritabatavia.com -
VIDEO klip baru Britney Spears untuk tembang Criminal yang bertema perampokan bersenjata di Stoke Newington memicu kontroversi. Pemerintah lokal London mengecam video tersebut karena menampilkan pelanggaran hukum dan penggunaan senjata api.
Pada awal tahun ibu kota Inggris tersebut diguncang kerusuhan besar. Video klip Spears dikhawatirkan membuka luka London akibat kerusuhan tersebut. Karena itu, seorang perwakilan kota menuntut permintaan maaf dari bintang pop itu.
Saya pikir dia harus meminta maaf dan memberikan sumbangan yang cukup besar untuk sebuah badan amal Hackney yang berhubungan dengan kaum muda, atas kekasaran dan kerusakan yang dia lakukan terhadap komunitas ini, tutur Konselor Ian Rathbone dari Hackney Council, seperti dikutip situs huffingtonpost.com, Selasa (27/9).
Dalam hal ini kami tidak setuju bahwa senjata replika bisa digunakan di Stoke Newington Town Hall dan kami merasa kecewa. Kami akan membawa masalah ini ke perusahaan produksi, imbuhnya.
Dalam video tersebut, Spears dan tunangannya, Jason Trawick, merampok sebuah toko di bawah todongan senjata api. Spears terlihat menggenggam pistol sementara Trawick berjalan di sampingnya, melepaskan topeng ski, dan membawa sebuah tas wol saat mereka melarikan diri dari TKP. o ep