Beritabatavia.com -
Teleskop luar angkasa milik Amerika Serikat, Hubble, telah menangkap data yang menunjukkan untuk pertama kalinya sebuah planet yang secara perlahan-lahan disedot oleh sebuah bintang di sebuah tata surya yang dekat dengan Milky Way, tata surya kita, demikian diberitakan oleh The First Post, Senin (24/5). Planet yang berjarak 600 tahun cahaya dari bumi ini ditelan oleh bintang kerdil kuning WASP-12, yang termasuk bagian rasi bintang Auriga. Planet ini sekarang sangat dekat dari orbit bintang WASP dan diperkirakan akan masuk dalam orbit bintang itu dalam 1,1 hari ke depan. Akibat sangat dekat dengan orbit WASP, planet itu memiliki suhu tercatat 2800 derajat fahrenheit atau 1500 derajat celcius. Bahkan karena kuatnya daya tarik orbit bintang, planet telah berubah bentuk jadi lonjong seperti bola rugby.
Panas luar biasa itu menyebabkan atmosfir planet memuai sampai tiga kali ukuran planet Jupiter, pelan-pelan atmosfirnya pun tersedot ke dalam bintang. Namun, hidup planet malang itu tidak segera berakhir. Menurut NASA, butuh sekitar 10 juta tahun lagi bagi planet itu untuk benar-benar hancur oleh bintang itu. Ilmuwan mengatakan bahwa meskipun peristiwa sejenis seperti 'pertukaran materi' antara dua objek bintang telah mereka saksikan di sistem tata surya terdekat dengan kita, namun ini pertama kalinya mereka melihat sebuah proses yang melibatkan planet.
Carole Haswell, dari Open University berkata, Kami lihat gumpalan material disekeliling planet tersedot oleh bintang. Kami juga mendeteksi unsur kimiawi yang yang belum pernah kami lihat di sebuah planet di luar tata surya kita, ujarnya.
Kejadian ini membuat Hubble sekaligus membuktikan beberapa teori yang berkembang selama ini tentang apa yang terjadi jika sebuah planet mendekati bintang. Ide bahwa planet akan seperti tertarik oleh kuatnya daya gravitasi bintang, serta bahwa atmosfir planet akan memuai karena panasnya suhu udara, semua telah terbukti. Namun sayangnya, kejadian ini terlalu jauh dari jangkauan Hubble untuk bisa didokumentasikan. Karena itu sebuah alat di Hubble yang bernama Cosmic Origins Spectograph telah merekam data yang membuat NASA bisa menerjemahkannya dalam bentuk sebuah gambaran seperti dalam foto diatas. O brn