Beritabatavia.com -
Menjaga Ibukota Jakarta agar tetap aman, kondusif, nyaman, tertib dan lancar, memang bukan hanya tugas aparat kepolisian saja. Untuk itu, Polda Metro Jaya menggandeng organisasi masyarakat (ormas) di Jakarta untuk ikut menciptakan keamanan.
Jakarta agar tetap kondusif memang menjadi harapan kita bersama. Kami mengajak organisasi masyarakat yang ada di Jakarta agar ikut peduli mengamankan ibukota, ungkap Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Untung S Rajab usai bertemu ormas di wilayah Jakarta, Jumat (18/11).
Dikatakan, pertemuan antara jajaran Polda Metro Jaya dengan pimpinan ormas ini, memiliki nilai startegis. Selain membangun jembatan silahturahmi, juga melakukan tukar pikiran dan menciptakan aspirasi kebersaaman dalam menjaga terciptanya keamanan dan kenyamanan di wilayah ini.
Selama ini, lanjut Kapolda, suasana di Ibukota sudah kondusif. Tak ada gejolak yang berarti, meski demikian rasa nyaman dan aman harus tetap terjaga dengan baik dan bila perlu ditingkatkan lebih baik lagi sehingga masyarakat tetap nyaman dan aman.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudi Djafar menilai ormas adalah wadah organisasi terdepan di lingkungan masyarakat, yang bisa menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayahnya.
Ormas satu dengan lainnya bisa menjaga kebersamaan dan saling silahturahmi, saling menghargai akan dapat menciptakan suasana yang kondusif. Dan Polda memfasilitasi pertemuan ini, sekaligus Polda ingin mendapat masukan dari ormas terkait menjaga keamanan yang lebih baik, ungkapnya.
Ditegaskan, meski sudah menjalin bekerjasama dengan berbagai ormas, namun polisi tetap
menindak tegas jika ada ormas yang menciptakan kondisi tidak aman.
Jangan sampai fungsi yang sudah tercipta aman dan nyaman, namun ada masalah lalu membuat masyarakat tidak aman. Dan ini tugas kami untuk melakukan tindakan dan kita tetap memproses berdasarkan aturan yang berlaku, sambungnya.
Acara silahturahmi ini, dihadiri tujuh ormas antara lain, Front Betawi Rempug (FBR), Forkabi, Kembang Latar, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, Badan Pembinaan Potensi Keluarga Banten (BPPKB) dan Front Betawi Bersatu (FBB). o endi