Beritabatavia.com -
Menteri Agama RI, Suryadharma Ali mengaku risih jika lembaganya disebut sebagai lembaga terkorup oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, hingga akan berupaya dengan tegas memperbaiki dan memberantas praktik-praktik suap di lingkungannya.
Kami akan tindak siapapun yang meminta suap. Kami akan tertibkan, katanya.
Ia juga mengaku, sudah melakukan klarifikasi tentang hasil survei yang dilakukan oleh KPK tersebut. Sejumlah lembaga yang diteliti itu di antaranya adalah di Kantor Urusan Agama (KUA), pelayanan perizinan pendirian Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), dan pelayanan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK).
Namun, ia mengaku, belum mengetahui secara mendetail signifikansi serta relevansi dari hasil penelitian tersebut dengan gelar yang diterima di lembaganya. Gelar terkorup itu ia nilai juga berlebihan.
Dalam waktu dekat, kami akan atasi masalah itu, katanya singkat.
Sebelumnya diberitakan, hasil survei dari KPK, nilai integritas Kemenag hanya sebesar 5,37, kurang dari nilai rata-rata indeks integrasi instansi pusat sebesar 7,07. Kementerian ini menempati peringkat terendah dengan indeks integritas 5,37.
Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan M Jasin mengatakan, dari survei yang dilakukan diketahui pelayanan publik di kementerian yang dipimpin Suryadharma Ali itu sangat diwarnai praktik suap dan gratifikasi. O ant